Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno Memiliki Garis Keturunan Para Pejuang indonesia

KEPRINEWS.co.id-Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno pernah mengatakan slogan ‘Make Indonesia Great Again’ yang dilontarkan Prabowo Subianto sejalan dengan cita cita ekonomi bangsa yang sesungguhnya.

Sandiaga mengatakan, slogan itu juga sebagai maksud bahwa Indonesia harus menjadi negara tangguh.

Melihat sejarah semangat yang mereka perjuangkan untuk indonesia ke arah lebih baik tentu ada darah semengat juang yang tertanam oleh para leluhur mereka.

Melihat dari garis keturunan Keluarga besar Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno salah satu keluarga A-list di Indonesia. Kiprah keluarga ini turut mewarnai perjalanan sejarah bangsa.

Prabowo bersaudara adalah putra-putri dari begawan ekonomi Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo. Ayah Soemitro adalah Margono Djojohadikusumo, salah satu pendiri Bank BNI 1946.

Berikut Wartakepri.co.id  Kepri Media Group (KMG) mencoba mengulas dari berbagai sumber berita aktual terpercaya.

Prabowo bersaudara adalah putra-putri dari begawan ekonomi Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo.Ayah Soemitro adalah Margono Djojohadikusumo, salah satu pendiri Bank BNI 1946.

Margono juga mantan ketua Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) tahun 1945 serta Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Jika ditarik garis lebih panjang lagi, keluarga ini adalah keturunan panglima Laskar Pangeran Diponegoro.

Bicara soal Soemitro, dia pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian, dan Menteri Riset.

Sejumlah murid Soemitro juga pernah menjadi menteri pada era Soeharto, yaitu JB Sumarlin, Ali Wardhana, dan Widjojo Nitisastro.

Soemitro juga menjadi besan dari Presiden ke-2 RI Soeharto lewat perkawinan Prabowo dengan Titiek.

Sayang, perkawinan yang membuahkan seorang putra (Didit Hediprasetyo) ini berakhir dengan perceraian.

Meski demikian, hubungan Prabowo dan Titiek saat ini tetap baik. Mereka sering tampak berfoto dalam berbagai kesempatan.

Berapa waktu lalu Prabowo memuat foto keluarga terbaru di Instagramnya. Semua yang tampak di foto itu mengenakan pakaian nasional, yaitu kemeja batik dan kebaya.

Dalam caption foto tersebut Prabowo menulis: Bersama Mbak Bianti, Mas Drajad, Mbak Maryani, Didier, Ani, dan Hashim.

Mbak Bianti yang dimaksud Prabowo adalah Biantiningsih Miderawati, kakak sulung Prabowo.

Bianti yang lahir pada tahun 1948 menikah dengan Mas Drajad (Joseph Soedradjad Djiwandono), Gubernur Bank Indonesia periode 1993-1998.

Sedangkan Mbak Maryani adalah Maryani Ekowati, kakak Prabowo yang lahir tahun 1950. Maryani menikah dengan pengusaha asal Prancis, Didier Leaistre.

Setelah Maryani, lahirlah Prabowo Subianto pada 17 Oktober 1951. Pada 5 Juni 1954, lahirlah si bungsu, Hashim Djojohadikusumo.

Hashim yang menikah dengan Ani, kemudian menjadi pendukung utama Prabowo memasuki dunia politik.

Sandiaga Salahudin Uno

Dilansir dari Berapa media,Sandiaga Uno dikenal sebagai putra kedua Razif Halik Uno dan Rachmini Rahman (Mien Uno).

Sandiaga Uno adalah cucu Abdul Uno, seorang pegawai kehutanan pada masa kolonial yang pernah menerbitkan jurnal Ponoewa pada masa pemerintahan kolonial Belanda.

Keluarga Uno dikenal di Gorontalo Utara
Leluhurnya yang adalah marsaoleh (pemimpin onderdistrik) Kwandang yang bernama Alexander (Sander) Uno.

Bersama pemimpin Limboto, Gorontalo dan Suwawa, mereka membuat jalan puluhan kilometer yang menghubungkan Kwandang hingga Limboto pada awal abad XX.

Salah satu leluhur keluarga Uno berjuluk Ta lo Kabulu, artinya orang yang doanya selalu dikabulkan.

“Salah satu leluhur keluarga Uno berjuluk Ta lo Kabulu, artinya orang yang doanya selalu dikabulkan. Bahkan ada syair tentang orang ini,” kata AW Lihu, Baate lo Limutu lo Lo’opo, pemangku adat Limboto yang juga Maestro Sastra Lisan Indonesia.

Menurut Barry Bachrum Uno, paman Sandiaga Uno, Ta lo Kabulu adalah Hulupango Moputi,  mertua dari Alexander Uno.

Salah satu cerita tentang makbulnya doa Ta lo Kabulu ini adalah mudahnya proses pencarian emas di daerah Sumalata oleh perusahaan besar pada masa itu.

Saking hebatnya kemampuan spiritualnya sehingga orang lebih mengenal julukannya dibandingkan nama aslinya.

Nenek dari garis ayah, Intan Ruaida Monoarfa, adalah anak dari Rais Monoarfa, Jogugu  (kepala distrik) Gorontalo.

Dari keluarga Monoarfa ini garis darah Sandiaga Uno dapat ditelusuri hingga ke raja-raja yang yang pernah memerintah Kerajaan Gorontalo.

Makam raja dan pembesar kerajaan Gorontalo dapat dilihat di komplek pemakaman masjid Baiturrahim Kota Gorontalo.(*)

Kiriman :Riky rinovsky

Bisa baca di link bawah ini..

https://kanzunqalam.com/2018/08/11/silsilah-kekerabatan-sandiaga-uno-dari-jalur-sunan-gunung-jati-syarif-hidayatullah-cirebon/

Iklan Wak
 Advertoria Sanford 18/9/2017