MDT-GTD Jago Di Kandang Kontak

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Fakta politik pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018, Sumba Barat Daya (SBD) berkata lain dari Pilkada 2013.

Segala faksi di level akar rumput hingga elit politik, di tiga kecamatan Wewewa, Kodi dan Loura semakin kuat memberi dukungan kepada pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati, Markus Dairo Talu (MDT) – Gerson Tanggu Dendo (GTD).

Wilayah Kodi yang merupakan ‘kandang’ Cabup dr.Kornelis Kodimete sejak Pilkada 2013, dan sulit ditembusi Paslon lainnya, kini telah berubah. Wilayah Kodi utara, dan Kodi (Genggol, Hameli, Mangganipi) saat ini telah menyatakan dukungan untuk Paslon MDT-GTD. Begitu juga di Kodi Besar, dan Kodi Balagar. Antusias mendukung MDT-GTD, semakin kuat dan tidak terbendung. Masyarakat berjubelan datang menyambut kehadiran MDT-GTD.

Pasalnya, masyarakat Kodi telah mengerti dan menikmati bukti pembangunan MDT yakni; jalan, listrik, alat pertanian gratisĀ  harga jambu mete yang terus meningkat dan bukti pembangunan lainnnya. Bukti pembangunan ini, tidak pernah dirasakan saat lima tahun sebelumnya.

“Terima kasih bapak MDT. Kami akhirnya bisa nikmati jalan yang bagus dan listrik. Kalau bukan MDT, kami sampai dengan sekarang belum bisa nikmati ini. Harga jambu juga naik. Kami dukung dan akan berjuang menangkan MDT-GTD di sini,” kata Tokoh Muda Hameli, Oktavianus Bengondaha, Rabu (28/3/2018).

Alo Nasari Tokoh Masyarakat Kodi Utara secara tegas mengatakan, masyarakat jangan percaya dengan isu-isu bohong yang memfitnah MDT-GTD. Seperti isu ijazah palsu MDT, MDT ditangkap KPK, masa jabatan MDT sudah berakhir, dan isu lainnya. Semua yang disampaikan, adalah bohong.

“Jangan percaya isu-isu karena itu bohong, tidak benar. Mari kita bangun SBD dengan bapak MDT-GTD. Saya dulu lawan MDT, tapi sekarang dukung MDT karena MDT sudah berikan bukti pembangunan selama tiga tahun ini. Yang lain hanya omong kosong buat susah masyarakat. Janji saja,” ungkap Alo Nasari.

Tokoh Pemuda Kodibangedo Ndara Marapu (DM) mengatakan, kekalahan itu sudah ada dan kemenangan ada di MDT-GTD. Isu dan segala macam hal yang dibuat saat ini, hanya mau menipu masyarakat agar dilihat, paket tersebut kuat dukungan. Meskipun fakta lapangan, paket tersebut tidak kuat dukungan.

“Kodi ini tidak bodoh lagi. Mereka sudah kalah, makanya main isu macam-macam. Isu yang disebar hanya mau menutup kekalahan di depan mata. Kami mati-matian dukung waktu 2013 tapi apa yang dibuat. Kami tinggal sembunyi di hutan 9 bulan, kami tidak diperhatikan. Masih banyak lagi. Bukti pembangunan bapak MDT yang kami nikmati sekarang,” ungkap Ndara Marapu.

(Israel)

Iklan Wak
 Advertoria Sanford 18/9/2017