“Gubernur Laiskodat Harus Serius, Flotim Siap Jadi Supplier Kelor”

KUPANG-Bupati Flores Timur Antonius Gege Hadjon menyambut positif rencana Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, menjadikan Kelor sebagai sayuran wajib bagi masyarakat NTT.

Kelor bagi masyarakat Flotim bukan hanya menjadi menu wajib, tetapi Flotim berpotensi menjadi penyedia atau pemasok bibit Kelor untuk seluruh kabupaten di NTT.

“Bapak gubernur harus serius soal Kelor. Flotim sudah serius dan tidak main-main budidaya kelor,” kata Anton Hadjon, Selasa (18/12/2018).

Kata Anton, Kelor dengan kandungan gizi yang tinggi, patut menjadi sayuran wajib. Bahkan kelompok pengrajin Kelor di Flotim, sudah menjadikan daun Kelor sebagai pewarna alami bagi berbagai jenis kue.

“Kita di Flotim tiap hari makan Kelor. Tetapi sekarang tidak hanya untuk makan, tetapi untuk produksi,” kata Anton Hadjon.

Katanya, pemerintah kabupaten Flotim, sedang menunggu kelanjutan program gubernur NTT tentang daun Kelor tersebut. Dan Flotim akan mendapatkan keuntungan dari program cerdas gubernur Laiskodat.

Dikatakannya, salah satu manfaat Kelor yakni, mengurangi stunting. Untuk itu, Kabupaten Flotim telah melaunching program gempur stunting pada tanggal 19 November 2018. Dalam program itu, semua pihak yang berkaitan demam stunting dilibatkan.

Selain menggempur stunting lewat kerja sama semua pihak, para petugas kesehatan yang selama ini bekerja sukarelawan, telah mendapat perhatian yang serius.
Dan saat ini, sekitar 400 tenaga kerja sukarela telah mendapat pembiayaan dari dana desa.

“Di Flotim kami punya tenaga kerja kesehatan sukarelawan sekitar 600 orang. Dan kami telah buat Perbup, bahwa pihak desa akan bertanggung jawab menggunakan dana desa,” pungkas Anton Hadjon. (Alvin)

Iklan Wak
 Advertoria Sanford 18/9/2017