Empat Tokoh Kodi Dibujuk Tinggalkan MDT-GTD

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Peta politik pemilihan kepala daerah (Pilkada) di wilayah Kecamatan Kodi Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi NTT, berubah drastis jika dibandingkan dengan Pilkada 2013.

Pasalnya, Kodi yang menjadi wilayah basis Calon Bupati dr.Kornelis Kodimete pada Pilkada 2013, sebagian besar pendukung dan simpatisannya, telah berbalik mendukung Calon Bupati/Calon Wakil Bupati, Markus Dairo Talu (MDT) dan Gerson Tanggu Dendo (GTD).

Para Tokoh handal Kodi yang dulunya melawan kuat MDT dari Pilkada hingga di masa menjabat bupati SBD,bersama pendukung dan simpatisan, telah berbalik mendukung MDT. Seperti Ndara Marapu,
Soleman Tari Wungo, MD Raya , Aloysius Nasari dan sejumlah tokoh lainnya.

Melihat arus dukungan yang kuat ke MDT-GTD, empat tokoh Kodi malah dibujuk Tim pasangan calon tertentu, untuk tinggalkan MDT-GTD. Melalui telepon seluler, empat tokoh secara bersamaan, diminta untuk bertemu. Namun empat tokoh Kodi tersebut, menolak tawaran itu.

“Benar saya ditelepon oleh seseorang. Namanya tidak usah saya sebut, nanti malu dia, karena saya kenal baik. Dia telepon bujuk saya dan minta ketemu. Sudah tau to kalau ketemu. Tapi saya tidak mau,” ungkap Ndaro Marapu (DM) Tokoh Muda Kodibangedo, Minggu (25/3/2018).

Kata DM, tawaran tersebut ditolaknya. Begitu juga para tokoh Kodi lainnya. Bagi mereka, harga diri atau martabat dan komitmen jauh lebih berharga daripada pengkianatan dan uang. Selain itu MDT dalam masa jabatannya selama 3 (tiga) tahun telah memberikan bukti pembangunan di wilayah Kodi.

“Kami tolak. Harga diri lebih berharga dan jauh lebih penting. Saya ini tidak sekolah. Dulu memang saya lawan MDT, tapi sekarang saya sudah mengerti. Buktinya MDT menang waktu itu meski tidak didukung orang Kodi. MDT kita tidak bisa lawan, kuat sekali,” kata DM diamini tokoh lainnya.

Lanjut DM, bukti nyata pembangunan dalam masa kepemimpinan MDT, telah dinikmatinya. Walaupun masih ada yang belum semuanya dirasakan. Untuk itu dukungan harus diberikan ke MDT, agar melanjutkan pembangunan di Kodi, Wewewa dan Loura.

“Bukti kita sudah rasa, apalagi yang kita tidak mau. MDT-GTD tinggal lanjutkan pembangunan. Pemimpin yang dekat dengan kita orang kecil ini hanya MDT-GTD,” kata DM.

DM berharap, masyarakat Kodi sepertinya harus mendukung MDT-GTD, karena MDT-GTD lebih tahu dan rasakan suka dan duka orang kecil.

“Kita orang kecil ini lebih baik dukung MDT-GTD. Mereka lebih tahu apa yang kita orang kecil rasa,” pungkasnya.

(Israel Lamaberaf)

Iklan Wak
 Advertoria Sanford 18/9/2017