15 Ribu Pendukung MDT-GTD ‘Mengguncang’ Sangu Ate

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Kampanye Calon Bupati/wakil bupati Sumba Barat Daya (SBD) Markus Dairo Talu (MDT) dan Gerson Tanggu Dendo (GTD), mengguncang peta politik Desa Sangu Ate, Kecamatan Wewewa Barat dan mengubah peta politik Pilkada Sumba Barat Daya (SBD).

Sekitar 15 Ribu masa militan MDT-GTD, dari kampung-kampung sekitar, bergegas dengan berjalan kaki sejauh 1- 5 kilometer. Meski diguyur hujan lebat saat itu, mereka terus berjalan hingga bertemu MDT-GTD dan Calon Wakil Gubernur NTT Viktory-Joss, Josep Nai Soi.

Masa yang tidak terbendung, memenuhi lapangan Sango Ate. Kehadiran mereka saat itu, hanya mau menepis isu-isu serta informasi liar yang dimainkan calon bupati/wakil bupati tertentu, yang menyatakan, MDT-GTD kalah dan tidak didukung masyarakat Wewewa Barat.

“Kampung dan daerah ini, Paslon lain katakan MDT-GTD tidak didukung. Sehingga kita mau buktikan kepada mereka, ini kita dan pilihan kita MDT-GTD. Jadi jangan main isu-isu yang membodohkan kami masyarakat, jika hanya mau dapat suara,” kata Tokoh Masyarakat Sangu Ate, Petrus Buluwalu, Kamis (12/4/2018).

Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Lakalena menegaskan, masyarakat SBD harus bisa memilih pemimpin yang sudah berbuat untuk masyarakat. Dan harus diingat bahwa MDT adalah satu-satunya bupati se-Indonesia dan NTT, yang bisa menghadirkan Presiden Jokowi.

“Cari dan pilih pemimpin yang sudah berbuat untuk kita semua. Jangan cari pemimpin yang hanya hebat di Sumba Barat Daya saja, tapi hebat juga di Kupang dan Jakarta,” tegas Melki.

Melki mengatakan, MDT-GTD dan Viktory-Joss merupakan Paket Komplit yang bisa memastikan kucuran anggaran dari pusat ke daerah. Figur-figur yang bisa membaca masa depan NTT, dan masa depan Sumba Barat Daya.

“MDT-GTD dan Viktory-Joss adalah orang-orang yang bisa membaca masa depan. Figur-figur yang memiliki program pembangunan, yang bisa jemput masa depan NTT, SBD yang baik. Dan Viktory-Joss, pastikan NTT maju, SBD maju,” ungkap Melki.

Sekretaris II DPD Nasdem SBD, Ratu Wulla Talu secara tegas mengatakan, agar masyarakat SBD jangan pilih ‘kucing dalam karung’. Masyarakat harus cerdas tentukan pilihan dan jangan main-main dengan Pilkada, untuk memilih pemimpin Sumba Barat Daya.

“Jangan main-main dengan Pilkada dan Sumba Barat Daya. Kalau salah pilih maka akan menyesal 5 tahun. Pilih pemimpin yang sudah berikan bukti, bukan janji dan punya kemampuan. Dan MDT telah membuktikan selama 3 tahun menjadi bupati, mampu membangun SBD,” tegas Ratu.

Ratu berharap, masyarakat SBD untuk tidak mempercayai isu-isu yang tengah dimainkan pihak-pihak tertentu, menyerang Bapak MDT dan pribadinya sebagai istri MDT.

“Jangan percaya dengan isu-isu yang menyerang bapak MDT dan pribadi saya. Tapi mari kita bersatu untuk membangun Sumba Barat Daya. Dan itu ditentukan oleh bapak/ibu pada Pilkada 27 Juni 2018. Lihat nomor satu langsung tusuk MDT-GTD,” pungkas Ratu.

(Israel)

Iklan Wak
 Advertoria Sanford 18/9/2017