10 Ribu Masa Wewewa Timur Sambut MDT-GTD

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- 10 ribu masa yang terdiri dari pendukung dan simpatisan Wewewa Timur, menjemput arak Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Markus Dairo Talu (MDT) dan Gerson Tanggu Dendo (GTD), pada kampanye terbatas, Senin (12/3/2018).

Arakan masa yang tidak terbendung itu, menutup akses Jalan Elopada menuju Pelli, hingga lokasi kampanye di Desa Mawodana, Kecamatan Wewewa Timur. Ratusan sepeda motor berarak di bagian paling depan, dikawal tiga ekor kuda, dan diikuti puluhan mobil. MDT-GTD disambut hangat warga bak seperti pahlawan yang baru pulang dari medan perang.

Setibanya di lokasi, ribuan masa telah memenuhi areal jalan masuk hingga areal kampanye. Tepuk tangan dan sorak warga membahana sambut MDT-GTD. Ritual adat dan tari penyambutan tradisi SBD pun, menghantar MDT-GTD dan rombongan menuju panggung kampanye.

“MDT-GTD lanjutkan, Viktory-Joss Siap,” pekik sorak itu berulang kali diteriak warga siang itu.

MDT dalam orasi politiknya mengatakan, masyarakat tinggal melihat dan menilai sendiri apa yang telah dibuatnya selama menjadi bupati SBD tiga (3) tahun terakhir. Ada begitu banyak hal yang masyarakat SBD sendiri telah menikmati, seperti jalan, air, listrik, rumah sakit, bantuan alat pertanian, pendidikan dan pembangunan lainnya.

“Apalagi yang saya sudah buat untuk masyarakat SBD. Tinggal bapa/mama, saudara/saudari melihat sendiri. Bukti sudah ada. Tiga tahun saja sudah ada pembangunan di mana-mana. Dan itu hanya MDT saja yang bisa lakukan,” ungkap MDT.

Lanjutnya, selama tiga tahun tersebut, dirinya telah melakukan terobosan pembangunan yang tidak pernah dibuat bupati sebelumnya. Pembangunan rumah sakit umum dan pembagian alat mesin pertanian (Alatsintan), secara gratis tanpa biaya.

“Dulu rumah sakit hanya di Waikabubak, sekarang SBD sudah bangun rumah sakit sendiri dan lengkap. Bahkan bisa menjadi rumah sakit rujukan semua kabupaten di Sumba. Sekarang MDT bagikan Alatsintan gratis untuk masyarakat. Kalau sebelum MDT, masyarakat harus bayar Rp 9-16 juta. Apalagi yang MDT buat? MDT tidak mau hanya janji tapi bukti,” tegas MDT.

MDT pada kesempatan itu, menepis isu miring yang telah dimainkan pihak tertentu, bahwa dirinya telah melakukan korupsi dan ditangkap KPK.

“Ada yang sampaikan, saya korupsi dan ditangkap KPK. Isu itu tidak benar, saya diperiksa sebagai saksi soal Pasar Waimangura, dan buktinya di persidangan, saya tidak tahu apa-apa soal itu. Kalau saya korupsi, mana buktinya. Itu hanya mau menjatuhkan MDT,” jelas Pengawal Presiden Soeharto ini.

Selain itu, Calon Wakil Bupati GTD Gerson Tanggu Dendo mengatakan, jika terpilih nanti sebagai wakil bupati, dirinya akan terus mendukung dan mengawal program pembangunan yang telah direncanakan tersebut. Dia akan mengingatkan bupati akan setiap program pembangunan untuk masyarakat.

“Saya akan ingatkan bupati tentang program-program yang nantinya dibuat untuk masyarakat. Sehingga program-program ini berjalan baik dan masyarakat SBD lebih sejahtera. Apalagi Pak Bupati punya jaringan dan komunikasi baik dengan Bapak Presiden Jokowi. Dan itu tidak semua bupati yang punya komunikasi baik dengan presiden seperti bapak MDT,” pungkas GTD.

Kampanye terbatas tersebut, diakhiri dengan pelantikan Tim Relawan Paket MDT-GTD, Viktory-Joss oleh DPD Partai Nasdem SBD, Markus Dairo Talu.

Iklan Wak
 Advertoria Sanford 18/9/2017