Modus Penipuan Minta Uang ke Teman Pakai Whatsapp, Begini Pengakuan Korban di Natuna

    KEPRINEWS.CO.ID, NATUNA – Seorang warga Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Rafi dan Tasrif menjadi korban penyadapan/penggandaan (cloning) aplikasi WhatsApp (WA).

    Warga Kecamatan Bunguran Timur itu mengaku nomor Whatsapp-nya digandakan oleh orang tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan.

    “Dia menghubungi beberapa kontak teman WA saya dan meminta sejumlah uang. Jadi tolong jika mendapat pesan meminta uang dari nomor tersebut jangan diladenin,” kata Rafi kepada Wartakepri, Jum’at (25/1/2019).

    Menurutnya, modus yang dilakukan pelaku adalah dengan mengambil nomor kontak WA-nya, Pelaku seolah-olah menjadi teman di Watsapp.

    “Lalu dia meminta nomor kontak WA via direct message atau inbox,” kata Rafi.

    Modusnya, pelaku meminta sejumlah uang untuk keperluan biaya pengobatan.

    Seperti disampaikan Ricky, wartawan Media Kepri tiba-tiba menerima pesan whatsapp atas nama Rapi yang meminta uang untuk biaya operasi ponakannya.

    “Keponakanku mau operasi, hari ini mau dirujuk ke Jakarta dan uangnya kurang. Ada uang Rp 1-2 juta bisa dipinjam dulu buat tambahan,” pesan Watsapp Rapi kepada Risky.

    Namun Risky merasa curiga dengan pesan  whatsapp ia terima. ia langsung menghubungi nomor pribadi Rapi dan menanyakan tentang permintaan uang itu.

    “Rapi pun terkejut saat mendapat kabar ini. Karena memang whatsaap miliknya memang sedang bermasalah, tidak bisa di update,” ucap Risky.

    Skrip Watsapp Pelaku

    Dijekaskan, pelaku saat meminta uang mengirimkan nomor ke Dua  rekening BRI 499401003207537 atas nama Darmin Pikram SE.A.k. ke Nomor Watsapp tersebut.

    Serta nomor rekening via watsapp ke reg 704422322600 atas nama Gunawan.
    untuk segera kirim sejumlah uang.

    “Saya juriga modus ini, apakah benar Mas Rafi meminta sejumlah uang untuk biaya pengobatan sementara beliau barusan komunikasi dengan saya,” ungkapnya.

    Pesan yang sama juga ternyata sudah beredar di kalangan wartawan Tanjungpinang dan Kabupaten Karimun mengatas namakan Watsapp Rafi.

    Kejadian serupa juga di rasakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Natuna, Tasrif Amran.

    Tasrif mengaku baru mengetahui jika nomor Handphone (HP) nya yang digunakan untuk WA disadap oleh orang yang tak bertanggungjawab, setelah mendapatkan telepon dari sejumlah awak media.

    “Iya benar, nomor WA saya dihacker orang sekitar jam 11 siang tadi,” ujar Tasrif, kepada awak media, Kamis (24/01/2019) siang.

    Tasrif mengaku langsung menghubungi pihak operator di Grapari Telkomsel cabang Ranai, Natuna, untuk memblokir nomor HP nya yang disadap tersebut.

    Merasa dirugikan, Rafi melapor ke pihak Polisi Polres Natuna untuk segera lacak para pelaku penipuan online.

    Berikut postingan Rafi di akun facebooknya:

    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=751237325260294&id=100011220995357

    Maraknya kasus penipuan di Natuna, Pihak Kepolisian menghimbau kepada masyarakat untuk lebih selektif dalam Mengunakan Media sosial online.

    Saran dan himbauan Dari Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto untuk Lapisan masyarakat.

    JANGAN SEKALI 2 MEMBERIKAN NO TELP KITA KPD ORG LAIN YG MENGHUBUNGI NO KITA, BAIK LWT TELP, WA, SMS DLL, SEOLAH2 MAU UNT KLARIFIKASI SSTU. KRN DRI STULAH BIASANYA PRA PLKU AKAN MLKKN AKSI COBA2NYA._*

    NO TELP YG BIASA DICANTUMKAN DI MEDSOS (FB, IG, DLL) SEYOGYANYA DIHPUS SJA APABLA TDK DIPERLUKAN.

    TIPS MENGECEK WA KITA DIBAJAK ATAU TIDAK.

    1. Lihat dan klik 3 titik2 di ujung kanan atas.
    2. Klik Whatssapp Web. Kalau WA kita dibajak akan kelihatan ada tanda lambang google.
    Tapi kalau tdk, yg terlihat hanya barcode scanner.
    3. Selamat mencoba.

    (Rky)

    Iklan Wak
     Advertoria Sanford 18/9/2017