Kontrak ATB Berakhir November 2020 Sudah Diputus Tidak Diperpanjang, BP Siap Kelola Air Bersih

Kantor pelayanan ATB cabang Bengkong, Kota Batam - Kepri News / ist

KEPRINEWS.COID, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam, memutuskan tidak memperpanjang kerjasama dengan PT ATB Batam. Konsesi berakhir November 2020, dan tidak diperpanjang. Kini, BP Batam menunggu arahan dari Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Ekuin). BP Batam menyatakan, siap mengambil alih pengelolaan air di Batam. Termaksud menampung karyawan ATB.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, HM Rudi, Kamis (23/1) di Batam mengatakan, keputusan untuk tidak memperpanjang kerjasama dengan ATB, bukan dirinya. Sebelum dirinya menjabat Kepala BP Batam, keputusan untuk tidak memperpanjang kerjasama dengan ATB, diambil Kepala BP Batam, Edy Putra, tahun 2019.

“Sebelum saya dilantik, sudah ada surat pemutusan kepada ATB. Jadi bahwa dia (ATB) dihentikan,” ungkap Rudi. Menurutnya, jika pengelolaan air diambil alih BP, maka tidak ada kerjasama dengan ATB. “Akan diambil alih BP. Titik. Tidak ada kerjasama. Kontrak ATB ditutup November kalau tak salah,” tegasnya.

Hanya saja, saat ditanya apakah nantinya pengelolaan air bersih di Batam, sepenuhnya ditangan BP, Rudi tidak memberikan kepastian. Namun, direncanakan pegawai ATB akan masuk ke lembaga BP Batam yang akan mengelola air bersih.

“Tapi tidak tahu apakah 100 persen atau kerjasamakan. Karyawannya ATB tergantung mereka. Mau diikut kita, maka diambil (rekrut),” imbuh dia. Disampaikan Rudi, saat ini masih bersikap mengikuti keputusan yang diambil itu. Diantara yang disiapkan, langkah untuk BP Batam bisa mengelola air bersih di Batam.