Hibah Masing-masing Rp1 Juta untuk 1.180 Mubaligh di Bintan Sudah Cair

Foto bersama para perwakilan penerima hibah untuk Mubaligh di Bintan. (Foto: Dokumentasi Biro Adpim Pemprov Kepri)

BINTAN – Sebanyak 1.180 mubaligh yang terdiri atas Guru TPQ, Guru Pendidikan Agama Non PNS, dan Pemuka Agama Tetap Rumah Ibadah di Kabupaten Bintan menerima bantuan dari Pemprov Kepri sebesar Rp 1 juta rupiah per orang. Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menyerahkan langsung bantuan tersebut secara simbolis di Aula Kantor Bupati Bintan, Jumat (2/12).

Kabupaten Bintan menjadi lokasi kedua penyerahan bantuan mubaligh untuk tahun anggaran 2022 setelah sebelumnya Gubernur Ansar menyerahkan langsung bantuan tersebut di Batam pada Kamis, (1/12). Sebagai informasi, untuk tahun 2022 Pemprov Kepri menganggarkan Rp 8 miliar untuk 8 ribu penerima di 7 kabupaten kota se-Kepri dari anggaran Biro Kesra.

Selain bantuan mubaligh, disejalankan pula penyerahan bantuan hibah kolaborasi beberapa OPD Pemprov Kepri diantaranya bantuan 30 unit coolbox dari Disperindag, 4 buah kursi roda, 20 buah alat bantu pendengaran, 4 buah tongkat kruk, 3 buah tongkat lipat tuna netra, dan 31 paket natura dari Dinas P3AP2KB.

Kemudian dari Dinas Kelautan dan Perikanan diserahkan 1 unit kapal fiber 5 GT beserta alat tangkapnya, beberapa bantuan berdasarkan Pokir Anggota DPRD Kepri yakni 7 unit sampan ketinting, 3.500 buah bubu ketam, Kartu BPJS TK untuk 16 orang, serta 9 unit chest freezer dari DKP Kabupaten Bintan.

Seperti biasanya, Gubernur Ansar dengan ciri khasnya selalu mengawali dan mengakhiri sambutannya dengan mengajak hadirin untuk bershalawat sebagai tanda rasa syukur. Menurut Gubernur Ansar, bantuan yang diserahkan hari ini memang tidak besar nilainya, namun harus tetap disyukuri.

“Bantuan yang diberikan memang tidak sebanding dengan sumbangsih yang telah bapak ibu berikan, namun inilah bentuk perhatian pemerintah terhadap bapak ibu,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar pun kembali menegaskan, akan memastikan bantuan yang diserahkan kepada penerima akan diterima dengan penuh, tanpa ada potongan sedikitpun.

“Tidak boleh itu ada praktek potong memotong sedikitpun. Kalau ada bantuan-bantuan yang dipotong, laporkan ke saya. Bantuan ini harus utuh sampai ke masyarakat sesuai jumlahnya” tegas Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar pun pada kesempatan itu meminta doa restu kepada masyarakat Bintan atas program-program strategis Pemprov Kepri yang akan dan sedang ia gesa, seperti pembangunan Jembatan Batam Bintan, Rumah Singgah di Jakarta dan Batam, bantuan pinjaman dengan bunga 0 persen untuk UMKM, program mubaligh hinterland, bantuan pendidikan mahasiswa, hingga revitalisasi Pulau Penyengat.

“Mohon doa restu bapak ibu semua, yang penting kita berusaha, hasilnya atas ridho Allah SWT. Yang penting terus semangat. Walau APBD kita kecil, kerja harus tetap maksimal” ucap Gubernur Ansar

Sementara itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Kepri atas perhatian yang diberikan kepada para mubaligh di Kabupaten Bintan. Juga atas bantuan hibah ke beberapa kelompok masyarakat.

“Alhamdulillah Pemprov Kepri luar biasa cukup banyak bantuan dan anggaran yang diperuntukkan untuk Kabupaten Bintan. Juga ke depan kita akan berkolaborasi dengan Pemprov Kepri untuk melindungi pekerja rentan di Bintan” ujar Roby.

Menurut Roby, direncanakan tahun depan Pemkab Bintan menganggarkan pembayaran iuran BPJS Tenaga Kerja untuk pekerja sektor rentan yaitu nelayan sebanyak 3.000 orang dan profesi lain sebanyak 3.000 orang. Jumlah tersebut akan ditambah dari Pemprov Kepri untuk 3.000 nelayan lagi di Bintan. (ron/arl)