46 Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNIBA Ikuti Sumpah Dokter

yudisium mahasiswa FK Uniba. (Foto Humas Pemko Batam)

BATAM – 46 mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Batam (UNIBA) mengikuti Yudisium dan Sumpah Dokter di Gedung Rumengan Hall UNIBA, Kamis (11/8/2022) siang.

Dekan FK UNIBA Ibrahim menyebutkan, 46 orang tersebut merupakan dokter yang telah lulus ujian Mei lalu. FK UNIBA sendiri didirikan sejak tahun 2008, kemudian pada tahun 2015 telah menghasilkan lulusan dokter.

“FK UNIBA telah tiga kali terakreditasi. Pada tahun 2012 terakreditasi C atau baik lalu pada tahun 2017 baik sekali. Dan, tahun 2022 ini mendapat predikat unggul. Artinya, kita sudah sama dengan fakultas kedokteran kampus negeri ternama di Indonesia,” ucapnya.

Akreditasi ini, mengantarkan FK UNIBA menjadi satu-satunya kampus swasta dengan predikat tersebut di wilayah LLDIKTI X. Sementara se-Sumatera ada dua, satunya lagi di salah satu kampus di Medan Sumatera Utara. Salah satu keuntungan dengan akreditasi tersebut, FK UNIBA dapat membuka program studi dokter spesialis.

“Di momen yudisium hari ini, kami berterimakasih pak wali dapat hadir. Tadi beliau sudah paparkan perihal pengembangan Batam, kami siap bersinergi dari sisi pendidikannya,” ucap dia.

Rektor UNIBA Chabullah Wibisono menambahkan, guna mendukung pembangunan, pihaknya akan terus mengembangkan kualitas UNIBA. Kini secara institusi, UNIBA memang masih terakreditasi ‘Baik Sekali’.

“Ke depan secara institusi kami harap akan menuju Unggul. Dari segi infrastruktur sudah memadai, tinggal SDM lagi. Salah satunya dengan semakin banyaknya guru besar,” pungkasnya.

Walikota Batam Rudi menyampaikan ucapan selamat. Ia berharap, kelak mereka menjadi kebanggaan UNIBA juga Batam pada umumnya.

“Mudahan mereka yang disumpah hari ini menjadi contoh, menjadi duta kedokteran, yang membawa nama baik UNIBA juga Kota Batam,” harap Rudi.

Seperti diketahui, seluruh sektor potensial di Batam sedang gencar-gencarnya dikembangkan. Menurutnya, seluruh sektor ini seyogyanya bertalian. Untuk itu, Rudi yang juga Kepala BP Batam tidak lupa turut mengembangkan sektor kesehatan. Salah satunya dengan mengembangkan KEK Kesehatan di Sekupang.

“Sewaktu-waktu saya ingin Batam juga dikenal dengan sektor kesehatannya yang mumpuni,” sebut dia.(*/arl)