Bantu Warga Miskin, Di Kepri Tahun ini Ada Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, Sanitasi, Air Bersih dan Listrik Serta Bantuan Sosial dan Jaminan Kesehatan Nasional

Penyerahan Paket Sembako Kepada Warga Kabupaten Bintan. (Foto: Biro Adpim Pemprov Kepri)

BINTAN – 1.070 Warga Kabupaten Bintan yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) mendapat paket sembako. Penyerahan paket sembako ini merupakan sub Kegiatan Fasilitasi Bantuan Kesejahteraan Sosial (Bankesos) Keluarga di Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau. Penyerahan paket smebakonya digelar di di Gedung Community Center, Kawal, Bintan, Kamis (11/8/2022).

Penyerahan paket sembako ini diserahkan secara simbolis oleh Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar yang didampingi Plt. Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri Eko Sumbaryadi.

Acara bagi-bagi sembako untuk warga yang kurang mampu ini disejalankan dengan kegiatan Shalawat dan Dzikir bersama dalam Rangkaian Bulan Muharam. Panitia menghadirkan Ustadz Rizaldy Siregar sebagai pengisi Tausiyah.

Dewi Ansar yang juga Ketua Komisi lV DPRD Provinsi Kepri menyampaikan, fakir miskin merupakan suatu keadaan seseorang yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar. Ini biasanya akibat tidak mempunyai sumber mata pencaharian atau mungkin mempunyai mata pencaharian namun belum dapat memenuhi kebutuhan dasarnya.

BACA JUGA WAK:  Cabjari Natuna Dapat Penghargaan dari Jaksa Agung Muda Kepatuhan Bidang Pidana Khusus

“Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan upaya penanganan secara tetap, terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan oleh Pemerintah baik Pemerintah Daerah maupun masyarakat. Bentuknya berupa program dan kegiatan pemberdayaan, penanganan serta fasilitasi untuk memenuhi kebutuhan dasar sosial masyarakat,” kata Dewi Ansar.

Dewi Ansar menyebutkan, lebih dari dua tahun daerah dan bangsa Indonesia termasuk Provinsi Kepri dihadapi dengan cobaan pandemi Covid-19. Namun hal ini tidak mematahkan semangat Pemprov Kepri untuk berjuang melawan pandemi tersebut.

“Berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemprov Kepri salah satunya dengan tetap memberikan perhatian kepada masyarakat melalui bantuan-bantuan yang diberikan dan turut serta mendukung Fokus Program Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Kepri,” tuturnya.

BACA JUGA WAK:  Imigrasi Sebagai Benteng Kedaulatan Negara yang Mempunyai Empat Fungsi

Dewi Ansar menjelaskan, program-program Penanggulangan Kemiskinan yang telah dilakukan oleh Pemprov Kepri pada tahun 2022 ini yang terdiri dari Penanganan Infrastruktur dasar melalui Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, Sanitasi, Air Bersih dan Listrik, Bantuan Sosial dan Jaminan Sosial Terpadu melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Serta bantuan beras bersubsidi kepada rumah tangga berpendapatan rendah dan Program Keluarga Harapan (PKH), Pemberdayaan Masyarakat dan Penguatan Pelaku Usaha Mikro dan Kecil melalui Bumdes, UMKM, Perikanan, Pertanian dan ketahanan pangan dan beasiswa bagi siswa tidak mampu,” jelas Dewi Ansar.

Terakhir, Dewi Ansar mengatakan bahwa bulan Muharam adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan. Bulan ini termasuk ke dalam salah satu bulan dari empat bulan haram dalam kalender Hijriyah, selain Zulkaidah, Zulhijah dan Rajab.

BACA JUGA WAK:  Imigrasi Sebagai Benteng Kedaulatan Negara yang Mempunyai Empat Fungsi

Selain itu momentum 1 Muharam atau tahun baru hijriyah mengandung makna semangat perjuangan tanpa putus asa dan rasa optimisme yang tinggi, yaitu semangat berhijrah ke arah yang lebih baik, tidak hanya bagi diri sendiri namun juga bagi keluarga, daerah dan bangsa.

“Untuk itu melalui peringatan tahun baru Hijriyah ini, marilah kita meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, mempererat ikatan silaturahmi dan selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan, baik kepada diri kita maupun kepada daerah yang kita cintai Provinsi Kepulauan Riau,” tutupnya. (*/arl)