Sayuran Kebun Hidroponik di Batamindo Dipasarkan di Batam dan Singapura

sayuran milik PT Batam Indo Agri di kawasan Industri Batamindo Mukakuning Batam

BATAM – PT Batam Indo Agri Perkasa berhasil menciptakan pertanian hydroponik dengan membuat Green House. Lokasi perkebunan hydroponiknya seluas 30 hektar di Kawasan Batamindo Mukakuning Batam. pengelolanya adalah Tjawhioeng. Pertanian hydroponik yang raah lingkungan ini dilakukan karena pasar sayur di Singapura sangat menjanjikan. Melihat peluang dan potensi ekspor itulah hingga PT Batam Indo Agri Perkasa mencoba dan mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tinggi sebagai komoditi ekspor yaitu sayuran hidroponik.

PT Batam Indo Agri Perkasa menanam sayuran hidroponik di Green Farm seluas 30 hektare di Kawasan Industri Batamindo, Mukakuning, Batam. Produk yang dihasilkan dari Green Farm milik PT Batam Indo Agri Perkasa berupa timun, chye sim, bayam, terung, kailan, cabai, selada, sawi dan berbagai sayuran hidroponik lainnya.

BACA JUGA WAK:  Cabjari Natuna Dapat Penghargaan dari Jaksa Agung Muda Kepatuhan Bidang Pidana Khusus

Batamindo Green Farm yang dikelola oleh PT Batam Indo Agri Perkasa menggunakan sistem yang modern dan hemat sumber daya. Batamindo Green Farm dapat menghasilkan sayuran hidroponik berkualitas tinggi. Sayuran hidroponik yang dihasilkan dipasarkan ke pasar lokal di Batam dan Singapura.

Dua tahun lalu terdapat 5 Green House milik PT Batam Indo Agri Perkasa yang dijadikan tempat menanam sayuran hidroponik. Saat itu masih ada 12 Green House dalam proses pembangunan di atas lahan seluas 30 hektare.

BACA JUGA WAK:  Imigrasi Sebagai Benteng Kedaulatan Negara yang Mempunyai Empat Fungsi

Ekspor perdananya sudah dilakukan pada 2020 lalu. Bahkan pada tahun pertama yakni 2020 lalu, PT Batam Indo Agri Perkasa melakukan ekspor sayuran hidroponik ke Singapura sebanyak dua kali. Jumlah sayuran hidroponik yang telah diekpor sebanyak 802 kg dalam dua kali ekspor. Ekspor pertama pada tanggal 2 September 2020 sebanyak 280 kg dan ekspor kedua pada tanggal 11 November sebanyak 522 kg.

BACA JUGA WAK:  Imigrasi Sebagai Benteng Kedaulatan Negara yang Mempunyai Empat Fungsi

“Sejak didirikan pada 29 Mei 2020, kami sudah beberapa kali panen dan memasarkan sayuran kami baik ke pasar lokal maupun Singapura. Kami sudah coba dua kali ekspor dan sejauh ini tidak terdapat kendala dalam kegiatan ekspornya,” kata William, Project Manager Batamindo Green Farm saat itu. (*/arl)