Deteksi Dini Peredaran Narkoba di Lapas, Razia dan Tes Urine Jadi Agenda Rutin

Kalapas II A Tanjungpinang Wahyu Hidayat

KEPRI NEWS, TANJUNGPINANG- Dalam Kegiatan Rutin, pencegahan Narkoba belum lama ini diadakan tes urine dan razia blok. Kegiatan ini diselenggarkan bersama Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIa Tanjungpinang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang.

”Kita berharap, penggeledahan atau razia ini benar-benar menjadikan Lapas Kelas IIA bersih dari peredaran gelap narkoba,” ujar Wahyu Hidayat Selaku Kepala Lapas Kelas II A Tanjungpinang seperti di lansir www.infotiga.com

Dalam menggelar razia blok hunian warga binaan, belum lama ini. Seluruh ruang dan blok digeledah, tanpa ada yang dilewatkan. Alhasil, petugas hanya menemukan Cas (Charger) Handphone, pemantik api atau mancis, dan sebilah potongan besi saja. Untuk barang berbahaya tidak ada temuan.

BACA JUGA WAK:  Imigrasi Sebagai Benteng Kedaulatan Negara yang Mempunyai Empat Fungsi

“Kami berupaya penuh untuk memerangi narkoba, diawali dulu dari pegawai-pegawainya harus bersih, agar dapat melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di dalam lapas dengan baik,” jelasnya

Dikatakan Wahyu razia ikut dipantau Kepala Divisi Pemasyarakatan dan beberapa pejabat jajaran Kantor Wilayah Kemenkum dan dan HAM Provinsi Kepri, Ibu Dwi Nastiti ini rutin dilaksanakan. Tujuannya untuk menciptakan ketenangan dan menghindari tindakan yang tidak diinginkan,”ujar Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Wahyu Hidayat.

BACA JUGA WAK:  Cabjari Natuna Dapat Penghargaan dari Jaksa Agung Muda Kepatuhan Bidang Pidana Khusus

Tujuan razia lainnya, untuk menghindari peredaran obat terlarang. Meski selama ini tidak pernah ada aktifitas tersebut, namun kewaspadaan harus tetap dilakukan setiap saat.

Lapas Kelas IIA Tanjungpinang bersih dari aktivitas peredaran narkoba dan obat terlarang lainnya

Terkait menciptakan bersih dari aktivitas peredaran narkoba dan obat terlarang lainnya, juga dilakukan tes urine bagi seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Tanjungpinang.

Langkah progresif, serius serta komitmen dalam memberantas dan mencegah penyalagunaan narkoba di Lapas. Artinya, selain Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), kalangan pegawai Lapas juga harus membuktikan bersih.

“Kami berupaya penuh untuk memerangi narkoba, diawali dulu dari pegawai-pegawainya harus bersih, agar dapat melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di dalam lapas dengan baik,” jelas Wahyu Hidayat.

BACA JUGA WAK:  Cabjari Natuna Dapat Penghargaan dari Jaksa Agung Muda Kepatuhan Bidang Pidana Khusus

Wahyu Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada BNN Kota Tanjungpinang yang selalu memberikan dukungan kepada Lapas Kelas IIA Tanjungpinang dalam mencegah penyalagunaan narkoba.

”Kami berterima kasih kepada BNN Kota Tanjungpinang yang telah mendukung program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN) di Lapas Kelas IIA Tanjungpinang. Hal ini merupakan wujud komitmen bersama seluruh jajaran untuk mewujudkan Lapas Kelas IIA Tanjungpinang yang BERSINAR (Bersih Dari Narkoba),” tutupnya. (devi)