Gubernur Ansar Ajak Jaga Harmonisasi Karena Pemulihan Kekacauan Butuh Waktu yang Lama dan Biaya Besar

Penyerahan pinjaman simbolis tanpa bunga dari Bank Riau Kepri kepada pengusaha kecil di sela-sela pembukaan dialog yang digelar Kesbangpol Provinsi Kepri

KARIMUN – Mengembalikan sesuatu yang sudah tepecah belah bukannya hal yang Mudah. Pemulihannya butuh waktu puluhan tahun dan perlu biaya yang besar. Hal itu dikatakan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat pemukaan dialog interaktif, FKDM, FPK FKUB dan Ormas Kesbangpol Provinsi kepri di Gedung Nasional, Karimun, Sabtu (4/12/2021).

Menurut Ansar Kepri merupakan miniatur Indonesia karena penduduk kepri berasal dari berbagai suku yang ada di Indonesia.

“Di masa lalu, Provinsi ini tempat ersinggahan perantau dari provinsi lain. Jadi hampir semua suku yang ada di Indonesia ada di Kepri. Selain itu, karena proses perkawinan antar suku dan proses lainnya membuat banyak tumbuh dan berkembanga paguyuban kemasyarakatan. Itu semua menjadi kekuatan besar bagi kita, karena paguyuban bisa bermetamorfosis hingga menjadi suatu kekuatan,” kata Ansar Ahmad saat pembukaan.

BACA JUGA WAK:  Dua TKI Diduga Kena Omicron, Brigjen Jimmy: Pekerja Migran Ikuti Aturan Karantina Ya!

Menurut Gubernur kemajuan suatu daerah juga sangat ditentukan oleh harmonisasi masyarakatnya

Dialog interaktif ini dilakukan Kesbangpol Kepri bersama sejumlah organisasi seperti Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Forum Koordinasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kepri.

Sat itu hadir juga Bupati Karimun Aunur Rafiq, Pj Sekdaprov Kepri Ir Lamidi yang juga Kepala Kesbangpol Provinsi Kepri, staf khusus Gubernur H Rifai Hamta, Ketua FKUB Kepri H Handarlin Umar serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Karimun.

BACA JUGA WAK:  Pasien Covid-19 RSKI Batam 35 Orang, Dua Positif Omicron

“Banyak manfaat dari acara seperti ini. Di antaranya untuk menjaring masukan-masukan penting yang berkaitan dengan tugas-tugas kita, dalam rangka menjamin harmonisasi kehidupan kita di berbagai wadah organisasi,” kata Gubernur Kepri.

Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sambutannya berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri yang selalu hadir untuk masyarakat Kabupaten Karimun. Rafiq juga berharap persatuan dan kesatuan antarumat dan antarorganisasi dan ormas di Karimun semakin baik.

Rafiq berharap dengan aanya bimbingan dan dialog seperti ini seluruh ormas di Karimun akan menjadi ormas yang profesional hingga keberadaaanya semakin bermanfaat.

BACA JUGA WAK:  Dua TKI Diduga Kena Omicron, Brigjen Jimmy: Pekerja Migran Ikuti Aturan Karantina Ya!

Usai mengikuti pembukaan di Gedung Nasional FKDM langsung mendapatkan materi dan pembekalan dari Kasat Intel Polres Karimun AKP Predi Pakpahan di Hotel Karimun 21 Coastal Area.

Menurut Predi Pakpahan jika FKDM mampu menjalankan fungsinya dengan baik daerah itu akan kondusif.

Peran FKDM itu memberikan informasi kepada kepala daerah tentang potensi-potensi yang berkaitan dengan Ancaman Hambatan Tanggatangan dan Gangguan di suatu daerah. Jika permasalahan yang terjai dimasyarakat cepat sampai ke Kepala daerah, tentu kepala daerah akan cepat mengambil kebijakan untuk menyamanan warganya.

“POtensi gangguan itu bisa berupa ideologi, ekonomi, sosial kemasyarakatan dan yang lainnya,” sebutnya. (*/arl)