225 TKI yang Positif Covid-19 Masih Dirawat di RSKI Batam

pemberangkatan TKI dari pelabuhan kedatangan ke RSKI Pulau Galang.

BATAM – Hingga Minggu (24/10/2021) masih 225 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau yang biasa disebut Tenaga kerja Indonesia (RKI) yang dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Kota Batam, karena terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19.

“Mereka yang masih dirawat ini diketahui positif terinfeksi saat diperiksa saat kedatangan mereka dari Malaysia dan Singapura,” kaya Kapenrem 033/WP Mayor Inf Reza Fahlevi

BACA JUGA WAK:  Pemerintah Terus Pengembangan Daerah KEK

Untuk 225 orang PMI yang dirawat di RSKI Galang, terang Kapenrem, diantara 124 laki-laki dan 101 perempuan. Kini tingkat keterisian RSKI Pulau Galang itu mencapai 48.91 persen.

Menurut kapenrem, setiap PMI yang baru tiba di Batam langsung diperiksa. Dan ini sesuai prosedur. Seluruh PMI harus menjalani tes PCR COVID-19. Apabila hasilnya positif, maka harus langsung diisolasi di RSKI Pulau Galang. Dan apabila hasilnya negatif maka harus melaksanakan karantina selama delapan hari kedepan.

BACA JUGA WAK:  Pemerintah Terus Pengembangan Daerah KEK

“Yang pertama prosedur testing dilaksanakan 2 kali berupa Tes Rapid Antigen dan PCR di saat para PMI baru tiba kedatangan di Pelabuhan Batam Center. Bila saat itu hasil Swab Rapid Antigen dinyatakan Positif maka langsung Dievakuasi ke RSKI Pulau Galang. Kita akan terus melakukan upaya khusus untuk tetap menangani pasien Covid-19 dan juga PMI ini dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada,” tutup Reza. (*/arl)

BACA JUGA WAK:  Pemerintah Terus Pengembangan Daerah KEK