Ribuan Masyarakatnya Belum Miliki Akte Kelahiran, Ini Kata Plt Camat Kisaran Timur

Plt. Camat Kisaran Timur, Rahmat Hidayat Siregar

KEPRINEWS.CO.ID, ASAHAN – Ribuan masyarakatnya belum mengurus akte kelahiran, Plt. Camat Kecamatan Kota Kisaran Timur Rahmat Hidayat Siregar memerintahkan seluruh Lurah beserta perangkat dan dibantu Ketua TP. Kelurahan untuk melakukan upaya jemput bola.

Dia meminta agar mendatangi langsung rumah warga guna membantu masyarakat dalam pengurusan Akte Kelahiran dan KIA (Kartu Identitas Anak) sehingga tidak ada lagi masyarakat di Kecamatan Kota Kisaran Timur yang tidak memiliki kartu identitas tersebut.

BACA JUGA WAK:  Ketua TP PKK Asahan Ikuti Pelantikan TP PKK Pusat Secara Virtual

Hal tersebut disampaikan Rahmat dalam acara sosialisasi Akselerasi Kepemilikan Akte Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kecamatan Kota Kisaran Timur, Asahan, Sumatera Utara.

“Kepemilikan Akte Kelahiran dan KIA ini sangat penting bagi masyarakat kita, karena saat ini setiap urusan administrasi wajib melampirkan Akte Kelahiran beserta KIA,” katanya, Kamis (10/6/2021).

Rahmat yang juga Kadis Kominfo itu juga berujar, sebagai pelayanan masyarakat sudah seharus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya dan mempermudah setiap urusan mereka serta membantu Pemerintah Kabupaten Asahan menyukseskan visi dan misinya,” tegas Rahmat.

BACA JUGA WAK:  Turut Resmikan Gedung Sie Propam Polres Asahan, Ini Pesan Bupati Surya

Kepala Disdukcapil Asahan Supriyanto yang juga hadir di acara tersebut berharap Lurah se-Kecamatan Kota Kisaran Timur agar lebih mengaktifkan perangkatnya, terutama Kepling untuk mendata masyarakat yang belum memiliki administrasi kependudukan.

Supriyanto juga menjelaskan tentang pentingnya Akte Kelahiran dan KIA untuk anak karena saat ini setiap anak yang ingin masuk sekolah, membuat paspor dan identitas lainnya harus nelampirkan Akte Kelahiran dan KIA.

BACA JUGA WAK:  Turut Resmikan Gedung Sie Propam Polres Asahan, Ini Pesan Bupati Surya

“Semoga Kelurahan se-Kecamatan Kota Kisaran Timur menjadi Kelurahan yang tertib Adminduk yang artinya di Kelurahan tersebut seluruh masyarakatnya telah memiliki administrasi kependudukan”, tukasnya.(zul)