Sempat Ditolak Warga, Hotel Lohas Toapaya Akhirnya Disetujui Jadi Lokasi Isolasi Mandiri

mediasi warga dengan aparat karena hotel Lohas dijadikan lokasi isolasi mandiri warga yang terpapar covid

BINTAN – Warga sekitar Batu 16 arah Kawal Bintan awalnya tak mau menerima jika hotel yang berada di daerah mereka dijadikan tempat isolasi mandiri bagi warga yang terpapar Covid-19 yang tidak bergejala. Penolakan dari warga Kelurahan Toapaya Asri itu ditunjukan dengan pemasangan spanduk penolakan dan mendatangi petugas di wilayah hotel yang akan dijadilan lokasi isolasi mandiri.

Melihat aksi puluhan warga, pihak Kesbangpol Provinsi Kepri bersama pihak Polres Bintan, Danramil, Camat Toapaya langsung menemui warga dengan menggelar mediasi. Setelah mendapat pencerahan dan sistem keamanan serta pola dan sistem pasien selama menjalani masa isolasi mandiri, akhirnya warga memahami dan memaklumi hotel Lohas dipilih jadi lokasi isolasi mandiri bagi warga postif namun tidak bergejala.

BACA JUGA WAK:  Posyantek Teluk Bakau Bintan Terbaik Ke- III Nasional

Setelah warga memaklumi, Kapolres Bintan meminta warga agar membubarkan diri dan tidak berkerumun serta melepaskan spanduk penolakan yang sempat mereka pasang sebelumnya.

“Selama pelaksanaan isolasi madisi di Hotel Lohas, para pasien ini akan ditangani langsung oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepri,” kata Kapolres Bintan.

“Masyarakat Toapaya Asri telah dapat menerima rencana penggunaan Hotel Lohas sebagai lokasi isolasi. Mereka ingin pasien yang menjalani isolasi mandiri diawasi secara ketat sehingga tidak menular kepada masyarakat sekitar hotel,” ucap Dr Hasim dari kesbangpol Provinsi.

BACA JUGA WAK:  Posyantek Teluk Bakau Bintan Terbaik Ke- III Nasional

Dalam mediasi itu juga tampak hadir tokoh masyarakat Toapaya,, Kapolres  Bintan AKBP Bambang Sugihartono, Danramil Gunung Kijang Kapten Inf Aswandi, Kapolsek Gunung Kijang Iptu Melki Sihombing, Camat Toapaya Nepi Purwanto dan perwakilan dari BPPD Provinsi Kepri, Renaldi Manager Hotel Lohas,  Kesbangpol Bintan.(*/arl)