Caci Presiden Jokowi di Twitter, Pemilik Akun Tiger Andalas Ditangkap di Swalayan Bintan 21

Pemilik Akun Tiger Andalas saat diamankan polisi

BATAM – Tim Opsnal Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri mengamankan seorang pria berinisial MK di dari Supermarket Bintan 21 Tanjungpinang pada Rabu (12/5/2021).

Pemilik akun twitter @MustafaKamalN13 alias Tiger Andalas ini ditangkap karena menggunakan kata kata kotor dan memvitnah prisiden RI Joko Widodo. Penangkapan Warga Tanjungpinang Kota ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

“Kasusnya penyebaran berita Hoax dan Sara melalui media sosial Twitter kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S. didampingi Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo,
Rabu (12/5/2021).

Isi akun yg diunggah tersangka

Tersangka ditangkap berdasarkan laporan Polisi nomor : LP-A/42/V/2021/SPKT-KEPRI, tertanggal 12 Mei 2021. “Pelaku membuat postingan berupa Konten dan diunggah pada tanggal 8 Mei 2021, jam 15.43 WIB melali akun twitter pelaku Inisial MK dengan nama akun @MustafaKamalN13 dan Diketahui juga bahwa akun twitter tersebut baru dibuat pada bulan Maret 2021,” tutur Kabid Humas Polda Kepri.

Mengetahui hal tersebut tim teknis Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri melakukan penyelidikan hingga pada 12 Mei 2021 sekitar jam 13:00 Wib pelaku berhasil dari Supermarket Bintan 21 Tanjung Pinang dan langsung dibawa Ke Polda Kepri,” jelas Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo, S.IK

“Barang Bukti yang berhasil diamankan adalah 1 unit handphone, SIM Card, Akun Twitter atas nama Tiger Andalas milik pelaku dan Kartu Identitas diri pelaku”. Ungkap Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo, S.IK.

Sampai saat ini, sambungnya, tim terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan atas perbuatannya pelaku dapat diterapkan Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau pasal 14 ayat 2 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Tutup Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo, S.IK. (*/arl)