Tikam Polisi Pakai Badik saat Diperiksa di Polres, Pria Ini Langsung Ditembak Mati

Suasana pemakaman AZ

KEPRINEWS.CO.ID, POLMAN– Personil kepolisian Polres Polewali Mandar menembak mati seorang pria berinisial AZ (54). Warga Kabupaten Polewali Mandar berinisial AZ dilumpuhkan dengan timah panas lantaran menyerang polisi menggunakan senjata tajam. Bahkan ada polisi yang ditikamnya.

Peristiwa naas ini terjadi di Markas Polisi Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat,  Jumat siang, sekira pukul 10.30 wita.

Insiden bermula ketika AZ yang diketahui berasal dari Desa Tandassura, Kecamatan Limboro mendatangi Polres Polewali Mandar untuk menjalani pemeriksaan karena ia dilaporkan melakukan tindak pidana pelecehan seksual.

“Saya juga heran. Soalnya tiba-tiba saya lihat bagian pemeriksa keluar ruangan sambil lari. Ternyata polisi itu dikejar korban yang bawa badik,” ujar saksi yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Tandassura, Kundin seperti diikutip Paceko.com grup Siberindo.co di lokasi pemakaman korban, Jumat sore (23/4/2021).

Selanjutnya kata Kundin, setelah berada di luar ruang pemeriksaan, AZ diketahui menyerang anggota polisi lainnya yang sempat terjatuh karena dikejarnya.

“Pas di luar, ada polisi yang sempat jatuh langsung ditikamnya beberapa kali. Saya lihat banyak lukanya. Pas mau ditikam ketiga kalinya, dia ditembak polisi. Sempat diberi tembakan peringatan, tapi selalu melawan terus,” bebernya.

Kundin yang mendampingi AZ ke Polres Polewali Mandar untuk menjalani pemeriksaan mengaku, sebelumnya telah mengingatkan agar korban tidak membawa senjata tajam.

“Awalnya dia singgah di rumah, menyampaikan akan ke Polres karena ada kasus. Saya sampaikan agar dia memperbaiki cara bicara dan tidak bawa badik. Pengakuannya dia tidak bawa (badik, red),” ungkapnya.

Menurut Kundin, pihak keluarga mengaku pasrah atas peristiwa yang dialami korban.

“Tadi (keluarga) bilang maumi diapa. Karena awalnya ini masalah mau diselesaikan,” pungkasnya.

Sejauh ini, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian, penyebab sehingga korban tiba-tiba mengejar dan menyerang polisi.

Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Syamsu membenarkan bahwa polisi telah melakukan tindakan tegas dengan menembak tersangka berinial AZ, pelaku tindak pidana pelecehan seksual.

“Saat tersangka diperiksa ia mencoba kabur dan menyerang petugas dengan badik,” jelas Syamsu melalui pesan singkat.

Ia menyebutkan Tim Bidpropam Polda Sulbar sedang di Polres Polewali Mandar untuk mendalami kejadian tersebut.

Jenazah korban langsung dimakamkan pada Jumat sore, di tempat pemakaman umum setempat. Isak tangis keluarga, mengiringi proses pemakaman korban, yang diketahui telah memiliki seorang istri dan aktif membantu warga setempat. (thaya/sur)