Tambang Pasir Ilegal Menjamur di Bintan

Aktivitas tambang pasir

KEPRINEWS.CO.ID, BINTAN – Kegiatan penambangan pasir yang diduga ilegal kembali marak di Bintan. Diantaranya di beebrapa titik di wilayah Desa Galang Batang, Kecamatan Gunungkijang. Pertambangan ini malah hanya berjarak 500 meter dari Kantor Desa Galang Batang.

Dari pantauan di lapangan, mesin sedot pasir menyalak sahut sahut dengan suara yang cukup besar. Beberapa lori keluar masuk mengangkut pasir dari lokasi tambang ke para penampung.

BACA JUGA WAK:  Posyantek Teluk Bakau Bintan Terbaik Ke- III Nasional

Beberapa bulan lalu pihak kepolisian sempat merazia dan menutup aktivitas tambang pasir di Bintan. Namun kasusnya tidak ada yang lanjut sampai ke pengadilan. Kini aktivitas tambah kembali marak tanpa izin hingga tidak ada retribusi untuk daerah. Beberapa sumber di lapangtan menyebutkan, setiap tambang pasir dibeking oleh aparat keamanan hingga aktivitasnya terus berjalan.

BACA JUGA WAK:  Posyantek Teluk Bakau Bintan Terbaik Ke- III Nasional

Sopian, warga Kecamatan Gunungkijang yang kerap melintas di jalan tersebut membenarkan aktivitas tambang tersebut. Namun ia mengatakan tambang tersebut buka belum lama ini.

“Belum lama bukanya bang. Karena ini aspal tampak kotor baru dua atau tiga mingguan lah. Seingat saya,” sebutnya.

Beberapa saat lalu Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono, sempat melakukan razia di lapangan, salah satu lokasinya di desa Gunungkijang ini, dirinya menjelaskan beberapa saat lalu, aktivitas tambang pasir illegal akan kita tutup.

BACA JUGA WAK:  Posyantek Teluk Bakau Bintan Terbaik Ke- III Nasional

“Semua tambang kita sikat,” tegasnya saat itu.

Namun, kini di lapangan masih banyak ditemui aktivitas tambang liar yang melakukan aksi sedot pasir berkedok tambang rakyat ini. (aan)