Lapas Kelas II A Tanjungpinang Pamerkan Hasil Karya Warga Binaan

Hasil kerajinan warga binaan Lapas

KEPRINEWS.CO ID, BINTAN – Memeriahkan Kegiatan One Day One Prison’s Product, beberapa hasil karya dari warga binaan pemasyarakatan se Kepri ditampilkan di Halaman Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tanjungpinang, Senin (26/4/2021).

Kerajinan warga binaan pemasyarakatan bahanya beragam. Ada yang dari barang bekas ada juga hasil bercocok tanam seperti kacang panjang, cabe merah, makanan kue, sayur hidroponik. Ada juga kerajinan tanjak, replika berbagai kapal, icon daerah, ukiran kayu dan masih banyak lagi.

BACA JUGA WAK:  BPN Batalkan Permohonan Legalitas 13 Aset dari Pemkab Bintan

Menurut Rahmatullah Restuhandi dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas IIA Batam yang turut serta dalam menampilkan produk dari Batam, kegitan ini merupakan wadah bagi warga binaan dalam mempromosikan hasil karyanya masing-masing.

“Jadi kegiatan di dalam itu tidak hanya berdiam diri menghabiskan masa tahanan, tetapi dalam itu juga diberikan bekal pada saat bebas nanti ada kreativitas yang dimiliki sama halnya anak anak bisa membuat ketrampilan sedangkan perempuan bisa  membuat tanjak, menjahit dan lain sebagainya, ” ujarnya.

BACA JUGA WAK:  Delapan Aset yang Masih Dikuasai Pemkab Bintan Diverifikasi

Rahmatullah menambahkan, selain dipamerkan pada kegiatan ini kami sudah ada akun marketing secara online agar masyarakat luas bisa memesan karya warga binaan ini.

“Yang saya tahu dari Lapas Perempuan sendiri memiliki akun penjualan marketingnya yakni untuk akun Instagram lapertam, shopee giatjalapertam di dalam itu ada produknya masing masing selain itu bisa juga pesan katering, intinya saat ini hasil dari warga binaan sudah di bisa melalui online untuk pemesannya,” lanjut Rahmatullah.

BACA JUGA WAK:  Delapan Aset yang Masih Dikuasai Pemkab Bintan Diverifikasi

Ia berharap agar pemasyarakatan semakin maju untuk mitranya yang selalu memberikan pelatihan bagi warga binaan ini

“Semoga pemasyarakatan semakin maju bagi mitra-mitranya seperti takjil ini ada mitra dari luar yang memberikan pelatihan sehingga warga binaan tinggal meneruskan saja,” pungkasnya.(cr11)