Agus Riawantoro Angkat Bicara Terkait Kasus Vina Setiani

Agus Riawantoro

TANJUNGPINANG – Ketidakhadiran Vina Satiani saat pemanggilan pertama oleh pihak penyidik Reskrim Polres Tanjungpinang menurut kuasa hukumnya Agus Riawantoro SH karena sedang berada di Pekanbaru dan akan kembali ke Tanjungpinang usai lebaran.

Pihaknya telah mengajukan surat permohonan pengunduran jadwal pemeriksaan terhadap kliennya itu. Karena dimasa Pandemi ini tidak ada keberangkatan paska lebaran. Sementara Vina ke Pekanbaru terhitung tanggal 6 keatas belum ditetapkan aturan di larang mudik.

“Kita sudah layangkan surat yang sifatnya itu permohonan, terserah kepada pihak Satreskrim Polres Tanjungpinang apakah surat permohonan itu terima apa tidak, karena nyatanya kini Vina berada di Pekanbaru untuk menemui anaknya,” jelas Agus saat dijumpai media ini di cafe Monaco, Senin malam (26/4/21).

BACA JUGA WAK:  Delapan Aset yang Masih Dikuasai Pemkab Bintan Diverifikasi

Vina yang sudah ditetapkan sebagai tersangka menerima uang sebesar Rp300 juta dari Tarmizi mantan anggota dewan Bintan dikarenakan Tarmizi ingin anaknya bisa masuk sekolah Taruna IPDN , dengan begitu Tarmizi meminta bantuan kepada Vina.

“Tarmizi waktu itu datang kerumah Vina bersama istrinya meminta tolong agar anaknya dapat masuk sekolah IPDN. Dengan menyanggupi uang sebesar Rp300 juta. Namun, tidak ada perjanjian jika tidak lulus uang itu dikembalikan oleh klien saya” tambah Agus.

BACA JUGA WAK:  BPN Batalkan Permohonan Legalitas 13 Aset dari Pemkab Bintan

Namun kenyataannya anak Tarmizi tidak lulus dikarenakan ada satu mata ujian yang gagal, Vina pun mempunyai etikat baik dengan mengembalikan uang Tarmizi secara bertahap sejumlah Rp190 juta dan  kini tinggal Rp110 juta.

“Vina sudah mengembalikan uang Tarmizi sebesar Rp190 juta, dan sisanya Rp110 juta.  Ini kan bukan kasus korupsi atau pun Narkoba jadi jangan dilebih-lebihkan,” ungkapnya.

BACA JUGA WAK:  Delapan Aset yang Masih Dikuasai Pemkab Bintan Diverifikasi

Agus juga mengatakan jika sudah ada kwitansi sebagai bukti jika Vina sudah mengembalikan separuh uangnya dan langsung ditandatangani oleh istri Tarmizi.

“Jadi tidak Rp300 juta seperti yang diberitakan. Karena klien saya beretikat baik sudah mencicil uang itu sebagian dan ada bukti kwitansinya. Bahkan istri Tarmizi juga ada menandatanganinya di salah satu kwitansi pembayaran dari Vina. Karena perkara ini sudah SPDP kita akan ikuti jalan proses hukumnya hingga ke pengadilan,” pungkasnya.(cr11)