Takbiran Cukup di dalam Masjid dan Musalla

    KEPRINEWS.CO.ID JAKARTA – Perayaan Idul Fitri pada tahun ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya, dimana tahun ini pergelaran takbir keliling yang sudah menjadi tradisi umat Islam dalam menyambut hari kemenangan sementara di tiadakan karena potensi menimbulkan kerumunan.

    Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas dalam Rapat terbatas terkait penanganan Covid 19 menjelang perayaan idul Fitri di Istana Kepresidenan Jakarta, beberapa waktu lalu,  Kamis ( 22/04/21).

    BACA JUGA WAK:  526 Napi Narkoba Bakal Dapat Remisi

    Yaqut menjelaskan, larangan ditiadakan takbiran keliling ini sebagai upaya melindungi Masyarakat dari penularan virus Covid 19

    “Kita tahu jika takbiran ini apabila dilakukan dengan cara keliling akan berpotensi menimbulkan kerumunan artinya akan membuka peluang penularan Covid 19,” ungkapnya.

    Menag juga menyarankan agar kegiatan takbir keliling dapat dilakukan dalam masjid dan musholla setempat dengan memperhatikan protokol kesehatan

    BACA JUGA WAK:  526 Napi Narkoba Bakal Dapat Remisi

    “Oleh sebab itu kami memberikan pembatasan terhadap kegiatan takbir keliling ini, silakan melakukan takbir keliling di dalam masjid atau mushalla supaya menjaga kita semua dari penularan Covid 19 itupun tetap pembatasan 50 persen dari kapasitas masjid atau mushalla, ” lanjut Yaqut.

    Dengan cara bersabar seperti ini Allah SWT memberikan hasil yang terbaik bagi kita semua maupun bangsa dan negara dalam menangani kasus Covid 19.

    BACA JUGA WAK:  526 Napi Narkoba Bakal Dapat Remisi

    ” Insyaallah mari sama-sama menangani Pandemic ini agar segera berlalu dan insyaallah kita tidak akan kehilangan pahala apapun jika kita mendahulukan yang wajib daripada mendahulukan yang Sunnah,” pungkas Yaqut.(cr11)