Pencuri Dibekuk Setelah Pulang Kampung

Polisi menunjukan barang bukti pencurian.

KEPRINEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG – Polsek Tanjungpinang Timur berhasil menangkap pria berinisial Ar, pelaku tindak pidana pencurian uang dan perhiasan emas.

Ar mencuri milik Husnita saat memasang terali di rumah korban di Perumahan Mahkota Alam Raya Blok A3 Nomor 18, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Rabu, 10 Maret 2021.

Total kerugian korban mencapai Rp18 juta terdiri dari uang tunai Rp10 juta, dua gelas emas 23 karat, sepasang anting emas 23 karat dan dua cincin emas 23 karat. Tidak terima kemalingan, korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tanjungpinang Timur.

BACA JUGA WAK:  LAM Minta Gedung, Seniman Minta Taman Budaya

Kapolsek Tanjungpinang Timur Syafrudin mengatakan, pelaku ditangkap Tim Opsnal Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur di kediamannya Jalan Merpati Kampung Sidojadi, Batu IX pada tanggal 24 Maret 2021.

“Setelah melakukan pencurian pelaku ini balik ke kampung di Pulau Jawa, sekembalinya di Tanjungpinang baru ditangkap,” ujar AKP Syafrudin didampangi Kasubag Humas Polres Tanjungpinang Iptu Suprihadi dan Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Sidiq Amin, Senin (29/3/2021).

BACA JUGA WAK:  Rahma dan Risma Masuk 50 Perempuan Berpengaruh Melawan Covid 19

Dijelaskannya, korban menyadari kemalingan setelah hendak membeli gas untuk memasak. Saat korban hendak mengambil uang di dompetnya yang disimpan di lemari, korban tidak menemukan dompet itu lagi.

“Uang dan perhiasan disimpan dalam dompet, pelaku membobolnya dengan membuka baut kunci lemari,” ujarnya.

Di kantor polisi, Ar mengaku mencuri uang dan perhiasan emas itu saat memasang terali di rumah korban. Atas perbuatannya, pelaku kini mendekam di sel tahanan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku diduga melanggar Pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

BACA JUGA WAK:  Walikota dan Gubernur Tinjau Proses Vaksin Lansia

“Kami masang terali di sana. Untuk uang dipakai pribadi dan ongkos pulang ke Jawa, sudah tujuh tahun tidak pulang kampung,” kata Ar.(cr11)