Empat WNA Dapat Remisi

KEPRINEWS.CO.ID, BINTAN- Dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943 Tahun 2021, Lapas Narkotika 

Kelas IIA Tanjungpinang memberikan remisi kepada 4 orang narapidana yang beragama Hindu, Minggu (24/03/21).

Remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan 

administratif maupun substantif, tidak melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku di Lapas serta turut aktif dalam mengikuti program pembinaan yag ada di dalam Lapas. 

Kalapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang mengatakan dari 892 orang Narapidana yang menghuni Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, 

BACA JUGA WAK:  Ketua PKK Kota Tanjungpinang Terkesan dengan Cita Rasa Coto Makassar Kedai Kopi Rakyat

yang beragama Hindu adalah sebayak 10 orang, sedangkan yang memenuhi syarat untuk memperoleh remisi khusus keagamaan Hari Raya Nyepi tahun 2021 adalah sebanyak 4 orang.

“Jumlah penghuni Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang sejumlah 892 orang, yang beragama Hindu ada10 orang, namun yang memenuhi syarat untuk dapat remisi Khusus Keagamaan Nyepi tahun 2021 ada sebanyak 4 orang, ” ungkapnya.

BACA JUGA WAK:  Ketua PKK Kota Tanjungpinang Terkesan dengan Cita Rasa Coto Makassar Kedai Kopi Rakyat

Keempat orang yang memperoleh remisi merupakan Warga Negara Asing yang terdiri atas Warga Negara Malaysia 3 orang dan 1 orang lagi adalah Warga Negara Nepal.

Adapun besaran remisi yang diberikan kepada masing – masing narapidana yang 

memenuhi syarat adalah sebesar 2 bulan. 

Dengan diberikannya remisi Khusus Keagamaan ini, diharapkan agar narapidana termotivasi untuk berperilaku lebih baik lagi dengan mengikuti semua program pembinaan yang diterapkan dan tidak melakukan pelanggaran terhadap ketentuan – ketentuan yang berlaku di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang. 

BACA JUGA WAK:  Ketua PKK Kota Tanjungpinang Terkesan dengan Cita Rasa Coto Makassar Kedai Kopi Rakyat

“Kami berharap dengan pemberian remisi ini, narapidana semakin termotivasi untuk 

berkelakuan lebih baik lagi, mengikuti program pembinaan dengan serius serta tidak melanggar ketentuan yang ada, ” ujar Kalapas.

Dengan demikian, dapat memenuhi syarat untuk diusulkan remisi – remisi yang akan datang sehingga nantinya bisa segera bebas dan kembali berkumpul dengan keluarga dirumah.(cr11)