Gagal Bunuh Diri di Tahanan, Mantan Pimpinan DPRD Kepri ini Segera Disidang lagi

KEPRINEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG- Mantan Unsur Pimpinan di DPRD berinisial AA sudah divonis dalam kasus korupsi dana hiban beberapa waktu lalu. Dan ia kini sedang menjalani masa kurungan badan di Lapas Tanjungpinang. Tapi kini ia bakal disidang lagi. Perkaranya karena mencoba bunuh diri dengan menyayat leher sendiri.

Tersangkanya ada dua orang yang merupakan rekannya sesama tahanan. Masalahnya, dua kawannya itu yang selalu menagih hutang pada AA hingga AA tak tahan dan melakukanpercobaan bunuh diri.

BACA JUGA WAK:  Ketua PKK Kota Tanjungpinang Terkesan dengan Cita Rasa Coto Makassar Kedai Kopi Rakyat

Percobaan pembunuhannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  umum kelas IIA Tanjungpinang beberapa bulan lalu.

AA yang berstatus narapidana terkait kasus korupsi sudah membuat pernyataan tertulis dan keterangan langsung kepada Kalapas Wahyu Hidayat bahwa dirinya murni melakukan percobaan bunuh diri. Namun proses hukumnya tetap berlanjut. Hal itu disampaikan Wahyu, Jumat (12/3/21).

Dalam kasus percobaan bunuh diri yang dilakukan AA di dalam kamar mandi, ia mengaku karena maslaah hutang yang melilitnya. Sementara ia mengaku tak mampu membayar hutangnya dan pihak keluarga juga tidak dapat membantunya.

BACA JUGA WAK:  Ketua PKK Kota Tanjungpinang Terkesan dengan Cita Rasa Coto Makassar Kedai Kopi Rakyat

Tersangka Erwan alias Mamang yang juga napi di Lapas itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini karena dia yang disuruh untuk menagih hutang terhadap AA.

“Erwan alias mamang tidak ditahan selama ini, hanya dimintai keterangan oleh penyidik di Lapas,” kata Wahyu.

Dalam hal ini apakah kasus ini percobaan bunuh diri atau percobaan pembunuhan menurut hukum yang berlaku itu di persidangan yang membuktikan dan hakim yang memutuskan.

BACA JUGA WAK:  Ketua PKK Kota Tanjungpinang Terkesan dengan Cita Rasa Coto Makassar Kedai Kopi Rakyat

“Perkara ini tetap sidang, kita lihat nanti mana yang terbukti dipengadilan pasal 338 atau pasal 351 ayat 1,” pungkas Wahyu.(cr11)