Melihat Permainan Proyek Pengaspalan di Batam, Aspal Mixing Plant Indikasinya?

Juru Bicara Para Pelaku Usaha Jasa Pengaspalan, Marison Silaban

KEPRINEWS.CO.ID, BATAM – Adakah dugaan permainan dalam proses lelang tender dalam proyek pengaspalan di Kota Batam? Hal ini tertutup rapat dan terbungkus rapi.

Namun, jeritan para pelaku usaha jasa kontruksi membuka tabir disinyalir adanya permainan itu sendiri. Karena ketidakpuasan, akhirnya pelaku jasa kontruksi pengaspalan mensinyalir adanya dugaan praktek permainan untuk menentukan pemenang tender proyek pengaspalan yang ada di Batam.

Bentuk permainannya dengan membuat sejumlah persyaratan. Jadi untuk itu menjadi peserta lelang, selain memenuhi standar dan persyaratan umum, peserta lelang harus mengantongi rekomendasi.

Dan rekomendasi mengantongi surat perjanjian sewa alat dari Aspal Mixing Plant (AMP) ini yang menjadi penguat untuk menentukan pemenang lelang. Artinya, pembatasan dan relasi tertentu yang mendapatkan persyaratan itu sendiri.

Namun sayangnya, saat pelaku jasa kontruksi meminta rekomendasi itu, AMP selalu melakukan penolakan.

“Bagaimana kita mau ikut? Saat akan ikut lelang saja sudah ada diskriminatif,” kata Juru Bicara Para Pelaku Usaha Jasa Pengaspalan, Marison Silaban, di Batam Centre, Jumat, 26 Februari 2021.

Dikatakannya, dari pengalaman selama ini, untuk pemenang tender proyek pengaspalan sudah dapat ditentukan pemenangnya. Soalnya, beratnya pelaku usaha jasa pengaspalan untuk mendapatkan rekomendasi

Disebutkannya, untuk mengikuti tenter harus ada rekomendasi dari AMP. Sementara, pihak AMP selaku suplayer aspal di Batam membatasi rekomendasi yang akan dikeluarkan.

Dikatakannya, ada tiga perusahaan yang bisa mengeluarkan rekomendasi tersebut yakni PT Pulau Bulan Indo Perkasa, Pt Kurnia Djaja Alam dan PT Maju Bersama Jaya.

“Selalu ditolak saat meminta rekomendasi itu,” katanya.

Untuk itu, katanya, para pelaku usaha jasa konstruksi mensinyalir adanya permainan. Untuk itu, tambahnya, melaporkan dugaan permainan tender proyek pengaspalan Kota Batam ke Kejaksaan. (ridoz)