Motif Pencurian Data BUMD Tanjungpinang Masih Misteri

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra.

KEPRINEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG- Kantor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) di Jalan Basuki Rahmat dibobol maling, pada Selasa (2/2/2021) lalu. Sudah 3 minggu kejadiannya, dan kini meninggalkan tanda tanya besar.

Dua unit laptop dan sejumlah dokumen penting lainnya raib. Kejadian pencurian diketahui setelah petugas kebersihan dan karyawan mulai bekerja sekitar pukul 07.40 WIB. Saat itu, petugas melihat berkas-berkas perusahaan di beberapa ruangan direksi berserakan, serta seluruh laci meja kantor terbuka.

BACA JUGA WAK:  Tak Bermasker, 27 Orang Disuruh Nyapu Jalan Raya Sepanjang 1 KM

Saat ini PT Tanjungpinang Makmur Bersama tengah menghadapi sejumlah kasus, yang tengah diselidiki pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang yakni kasus dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan jabatan serta kasus hutang usaha dan non-hutang usaha. Dengan sangat disayangkan ruang kantor BUMD tidak memiliki CCTV.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra saat ditemui media ini di kantor Polres Tanjungpinang pada hari Selasa (23/2/21), menjelaskan, motif dari pencurian tersebut hingga sekarang masih belum ditemukan. Dan sampai saat ini pun masih dalam penyelidikan.

BACA JUGA WAK:  Tak Pakai Masker, Puluhan Warga Tanjungpinang Dipaksa Bayar Denda

“Untuk motif pencurian kita masih belum tau ya. Apa motif nya sampai sekarang kita masih melakukan penyelidikan juga . Ya semoga aja cepat diketahui. Sejauh yang kita ketahui, berkas yang hilang berhubungan dengan keuangan BUMD itu adalah file di bawah tahun 2020. Jadi belum bisa kita simpulkan apakah ada kaitannya dengan kasus yang ada di Kejari,” jelasnya.(cr11)