Kebakaran Hutan Makin Marak, Bhabinkamtibmas Gencar Sosialisasi

KEPRINEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG-Kebakaran hutan yang terjadi terus menerus di Kota Tanjungpinang seakan sulit berakhir. Kepolisian melaui Bhabinkamtibmas gencar sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat agar selalu menjaga hutan. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Kampung Melayu Brigadir Agung.

Brigadir Agung mengumpulan masyarakat untuk mengimbauan agar sama sama melakukan pencegahan karhutla. “Hutan salah satu fungsinya untuk menyangga kita dari bencana,” katanya krpada masyarakat Desa Kampung Melayu pada hari Selasa (23/2/21) pukul 11:00 Wib.

BACA JUGA WAK:  Gelar Syukuran, Masyarakat 'Upah-Upah' Bupati dan Wakil Bupati Asahan

Dalam giat tersebut Bhabinkamtibmas mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apalagi sekarang sedang masa musim kemarau dan disertai angin kencang. Apabila masyarakat yang dengan sengaja membakar Kebun, hutan atau lahan dapat di Pidana dengan Hukuman kurungan 10 Tahun dan denda 10 Milyar berdasarkan Undang Undang Nomor.32 Tahun 2009 Pasal 108.

BACA JUGA WAK:  Silaturahmi dengan Ansar-Marlin, Suhajar Sampaikan Pesan Jokowi

“Dengan adanya kegiatan ini aay berharao untuk masyarakat Kota Tanjungpinang maupun Bintan agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan membakar hutan ataupun yang lainnya,” ungkapnya.

Sosialisasi tersebut dilakukan karena banyaknya kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi, sehingga masyarakat desa kampung melayu kecamatan Tambelan perlu melakukan sosialisasi tentang tatacara untuk membuka lahan. Apalagi di kecamatan Tambelan belum ada kasus kebakaran hutan maupun kebakaran lahan.

BACA JUGA WAK:  SMSI Kepri SK-kan Pengurus SMSI, Batam, Bintan, Lingga dan Natuna

Dengan adanya kegiatan hari ini , bhabhinkabtibmas dapat menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan tentunya Brigadir Agung berharap agar masyarakat mengerti dan memahami bahwa membakar hutan atau lahan dapat di Pidana dengan hukuman kurungan 10 Tahun Penjara dan denda Rp10 miliar. (cr11)