Padamkan Kebakaran Lahan, Satu Unit Mobil Damkar Ikut Ludes Terbakar

Mobil Damkar yang ikut terbakar saat petugas berusaha memadamkan api di kebakaran lahan Hutan Lindung Tanjungpinang.

KEPRINEWS.CO.OD, TANJUNGPINANG- Di saat memadamkan kobaran api sejak semalam yang terjadi di Area Hutan Lindung  Kecamatan Bukit Bestari, Satu Unit Mobil Armada Damkar ukuran 4 ton air hangus terbakar.

Api yang dari semalam menghanguskan area hutan lindung hingga saat ini baru bisa dipadamkan, dibantu oleh Jajaran Polres Tanjungpinang dan Jajaran Kodim 0315/Bintan yang terus melakukan proses pemadaman hingga pendinginan di area tersebut.

Pantauan di lapangan, terdapat satu unit mobil armada damkar ukuran 4 ton turut terbakar. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang Hantoni mengaku bersyukur karena kobaran api berhasil ditangani. Apalagi kobaran api sudah membesar sejak kemarin. Karena medannya sangat sulit mengakibatkan mobil Damkar terjebak di tengah tengah.

“Suplai air kita memang cukup jauh sudah beberapa kali bantuan dari BPBD Kota, Provinsi, dan PDAM karena memang aksesnya sangat sulit sehingga si jago merah mengepung kita tapi untung saja tidak ada bahaya luar biasa namun hanya Mobil kita saja yang menjadi korban di TKP,” ungkap Hantoni.

Hantoni menambahkan dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa dan kita hanya konsentrasi  pada titik – titik yang menjadi  penyebaran api tadi.

“Sebenarnya mobil kita tidak bisa bergerak karena gigi steringnya tidak berfungsi sehingga maju mundur pun tidak bisa itulah yang mengakibatkan mobil tersebut tidak bisa kemana mana, ” lanjutnya.

Kadis DPKP bersama Dandim 0315/Bintan dan Kapolres sudah berkeliling meninjau lokasi kebakaran untuk memastikan kembali tidak ada lagi titik api yang masih menyala.

“Kami tadi sudah berkeliling bersama Dandim dan Kapolres mudah mudahan tidak ada lagi api yang masih hidup, kami juga  berharap kepada masyarakat tolonglah menjaga alam sekitar kita karena ini bukan tanggung jawab kami sebagai dinas kebakaran dan penyelamatan namun ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkas Hantoni.(cr11)