Napi yang Bandel akan Dikirim ke Nusa Kambangan

KEPRINEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG- Kalapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang Wahyu Prasetyo mengatakan bagi narapidana atau warga binaan lapas narkotika yang masih melakukan transaksi narkoba serta berbuat nekat tidak mau mematuhi peraturan yang ada di Lapas ini akan dikirim ke lapas Nusa Kambangan. Tindakan itu juga dilakukan di Lapas yang lainnya di Indonesia.

Rencana mengirimkan warga binaan lapas narkotika ini ke lapas Nusa Kambangan, ada beberapa narapidana yang akan dikirim dan sudah diajukan tinggal tunggu informasi selanjutnya. Karena paling banyak jumlahnya napi disini.

BACA JUGA WAK:  Gelar Syukuran, Masyarakat 'Upah-Upah' Bupati dan Wakil Bupati Asahan

“Tunggu anggaran dari Direktorat Jendral dengan proses yang panjang. Napi yang berbahaya dan berisiko tinggi akan di kirim ke Nusa Kambangan dan sebelumnya diseleksi dan dilakukan sidang oleh tim pengamatan pemasyarakatan, jangan sampai salah krim nantinya,” ungkapnya Senin (22/2/21).

Jumlah napi yang ada di Lapas Narkotika saat berjumlah 892 orang. Padahal kapasitas 600. Dengan jumlah narapidana saat ini tentunya ada rencana untuk dilakukan pemindahan.

BACA JUGA WAK:  Lagi, KSP Kepri luncurkan inovasi baru, scan barcode

Sebagai contoh bagi petugas Lapas lainnya yang terlibat narkoba yang belum lama ini terlibat masih lanjut penyidikan. Itu sudah ada yang dikirim ke Nusa Kambangan, jadikan itu efek jera bagi petugas agar tidak mudah tergoda dan terlibat bermain dengan narkoba.

“Untuk sementara ini pengiriman reguler akan ditolak dan dipending dulu dengan kondisi lapas Narkotika yang saat ini. Karena kondisi pengamanan dan kapasitas seperti di Batam itu tigakali lipat pengamanannya. Jadi untuk apa dipindahkan kemari,” pungkasnya di sela sela acara Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) Dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani (WBBM).(cr11)