Ini Tuntutan Jaksa untuk 12 Terdakwa Tambang Bauksit

Ini Tuntutan Jaksa untuk 12 Terdakwa Tambang Bauksit.

KEPRINEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG – Pengadilan Negeri Kota Tanjungpinang menggelar sidang perkara tambang bauksit yang melibatkan 12 terdakwa korupsi terkait tambang Bauksit. Sebelum tuntutan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberitahukan bahwa ada pengembalian keuangan negara oleh Ferdi Yohanes sebesar Rp 7,5 miliar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dodi Gazali Emil SH menuntut para terdakwa tambang bauksit yaitu Junaidi, Arif Rate, Drs Amjon, Boby Satiya Kifani, Wahyu Budi Wiyono, Drs Amzan Taufik, Jalil, M Ahmad, M Adrian Alamin, Robiyanto, Eddy Rasmadi, Hari Malonda dan Sugeng.

Boby dan Wahyu terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan kerugian negara sebesar Rp 8 miliar dan dituntut selama 8 tahun 6 bulan dengan denda Rp500 juta subsider 5 bulan kurungan dan Rp 800 juta sebagai uang pengganti atau 4 tahun 6 bulan kurungan.

Terdakwa mengajukan  pledoi atas tuntutan Jaksa Penuntut umum pledoi di jadwalkan pada hari Kamis pekan depan tanggal 25 Februari bersama Kuasa hukum Hendie Devitra SH.

Terdakwa Arif Rate tuntutan pidana terdakwa terbukti atas perbuatan terdakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp2 Miliar lebih, Arif Rate terbukti melanggar pasal 2 ayat 1 tentang korupsi dengan tuntutan 7 tahun 6 bulan Rp 300 juta, uang pengganti Rp 2 miliar lebih sesuai dengan audit keuangan negara paling lama 1 bulan harta benda akan di lelang atau di penjara selama 3 tahun 6 bulan. Atas tuntutan JPU Arif Rate serahkan kepada penasehat hukum.

BACA JUGA WAK:  Tak Bermasker, 27 Orang Disuruh Nyapu Jalan Raya Sepanjang 1 KM

Terdakwa M Ahmad terbukti melakukan kerugian keuangan negara sebesar Rp 2 miliar lebih dan terbukti secara sah melanggar hukum dan melakukan tindakan pidana 7 tahun 6 bulan, membebankan uang pengganti Rp 2 miliar lebih subsider 3 tahun 9 bulan, denda sebesar Rp 300 juta dan subsidai 5 bulan kurungan. Atas tuntutan itu terdakwa Ahmad juga menyerahkan kepada penasehat hukum untuk mengajukan pledoi.

Hari Malonda dan Sugeng  terbukti merugikan keuangan negara sebesar Rp 7 miliar lebih dan dituntut 7 tahun 6 bulan dengan membayar denda Rp 500 juta sub 5 bulan, bayar denda Rp 7 miliar sebagai uang pengganti dengan kurungan 7 tahun 9 bulan jika selama 1 bulan setetah putusan belum bisa membayar kerugian negara. Mengajukan pledoi hari Rabu tanggal 24 Februari.

Terdakwa Edi Rasmadi Rp 1,7 miliar lebih, JPU menuntut agar majelis hakim memutuskan terbukti dan bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama, pidada 7 tahun 6 bulan, denda Rp 300 juta sub 4 bulan kurungan uang pengganti Rp 1,7 Miliar sesuai kerugian negara jika tidak membayar di ganti dengan kurungan 3 tahun 6 bulan. Atas tuntutan tersebut Edi mengajukan pledoi dari penasehat hukumnya.

BACA JUGA WAK:  Tak Bermasker, 27 Orang Disuruh Nyapu Jalan Raya Sepanjang 1 KM

Terdakwa Amjon tuntutan pidana menghambat program pemerintah dan merugikan negara sebesar Rp 3,8 Miliar dituntut hukuman 14 tahun menghukum dengan membayar denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan atas tuntutan itu terdakwa Amjon mengajukan pledoi pada hari Rabu tanggal 24 di Pengadilan Negeri baru yaitu di Senggarang

Terdakwa Azman Taufik terbukti melakukan kerugian negara sebesar Rp 32 miliar lebih, dituntut JPU 13 tahun 6 bulan menghukum terdakwa untuk membayar denda Rp 500 juta atau 5 bulan kurungan. Terdakwa mengajukan pembelaan terhadap penasehat hukum dan penasehat hukum Edward Arfa mengatakan keberatan atas tuntutan JPU akan mengajukan pledoi pada haru Rabu tanggal 24 Februari.

Terdakwa Jalil merugikan keuangan negara sebesar Rp 800 juta, menuntut Jalil hukuman selama 6 tahun 6 bulan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan, uang pengganti sebesar Rp 800 juta lebih jika tidak di tambah hukumannya 3 tahun 6 bulan. Jalil mengajukan pembelaan secara pribadi dan juga kuasa hukumnya pada hari Rabu tanggal 24 Februari.

BACA JUGA WAK:  Tak Bermasker, 27 Orang Disuruh Nyapu Jalan Raya Sepanjang 1 KM

Terdakwa M Adrian Alamin menghambat pencegahan pemerintah dalam pemberantasan korupsi, terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, dituntut 5 tahun 6 bulan membayar Rp200 juta dengan subsider 3 bulan kurungan dan membayar uang pengganti sebesar Rp200 juta lebih maka di ganti dengan penjara 2 tahun 6 bulan. Atas tuntutan JPU itu terdakwa menyatakan mengajukan pledoi secara pribadi dan melalui penasehat hukumnya pada Kamis tanggal 25 Februari.

Terdakwa Junaidi terbukti bersalah merugikan aset negara sebesar dan mengakibatkan kerugian negara Rp1, 4 miliar lebih. 7 tahun 6 bulan membayar denda Rp300 juta dengan subsider 6 bulan dan uang pengganti sebesar Rp 1, 4 Miliar lebih jika tidak ditambah hukumannya selama 3 tahun 9 bulan penjara, hari Rabu tanggal 24 Februari mengajukan pledoi bersama penasehat hukumnya.(cr11)