Lagi, Kebun di Dompak Terbakar, Luasnya Mencapai 15 Hektar

lahan yang terbakar setelah dipadamkan petugas.

KEPRINEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG-Sijago merah kembali menyantap lahan perkebunan di Jalan Panglima Dompak Sei Toca Kelurahan Dompak Kecamatan Bukit Bestari, Jumat (5/2/21).

Ada 4 orang yang diketahui sebagai pemilik lahan 15 hektare ini yakni Aliang dengan luas lebih kurang 4 hektare, Asiong sekitar lebih kurang 3,5 hektare, Suban sekitar 4 hektare dan Subiarno sekitar 3,5 hektare.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang Hantoni, mereka mendapat laporan dari Subiarno kalau lahannya terbakar sekitar pukul 11.20 Wib. Mendapat laporan, anggota langsung bergerak ke lokasi dengan waktu 30 menit.

BACA JUGA WAK:  Prajurit Korem Ikut Vaksin Tahap II di Senggarang

“Ada warga yang melapor kebakaran lahan/hutan via Telpon dan anggota langsung melakukan persiapan menuju TKP. 30 menit anggota pos Dompak Ke TKP langsung melihat bahwa api sudah cukup besar sehingga anggota pos Dompak langsung mengontek pos SKB dan Pos Bincen dan mereka mlakukan penyemprotan menggunakan lebih kurang 12 gulung selang dengan panjang masing- masing 10 meter, ” ungkap Hantoni.

BACA JUGA WAK:  Rahma Besuk Warga yang Dirawat di RSUD

“Sekitar 4 mobil Damkar yang diturunkan dengan petugas 12 anggota dari Pos SKB, ” lanjut Hantoni

Hantoni mengungkapkan setibanya di TKP, mereka langsung melakukan pemadaman dengan menggunakan selang dan dibantu oleh warga secara manual.

”Karena akses kebakaraanya agak menuju kedalam dan dijalan maka agak seidikit lama untuk anggota memadamkan. Namun Alhamdullilah sekitar pukul 16.45 menit Kobaran api berhasil dipadamkan untuk Kerugian lebih kurang 15 hektar dan tidak ada Korban jiwa, ” pungkas Hantoni

BACA JUGA WAK:  Prajurit Korem Ikut Vaksin Tahap II di Senggarang

Hantoni juga menghimbau kepada masyarakat dengan situasi cuaca ekstrem angin Kencang dan Panas ini untuk selalu menjaga keselamatan jangan membuka lahan dengan cara membakar, jangan membakar sampah disekitar lahan dan jangan membakar lahan, agar situasi aman terkendali.(cr11)