Maling Gondol Data Penting BUMD Tanjungpinang

M Agung Wiradharma SH, Penasihat sekaligus Kuasa Hukum Pemko Tanjungpinang.

KEPRINEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG – Kebobolan yang dialami BUMD, PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) ternyata tidak hanya mengakibatkan kerugian hilangnya dua unit laptop dan barang-berharga lain. Data-data penting yang ada di laptop tentu juga hilang karena laptopnya raib digondol maling.

M Agung Wiradharma SH, Penasihat sekaligus Kuasa Hukum Pemko Tanjungpinang sangat mengharapkan agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku pencurian dan membongkar modus dari pencurian tersebut. Menurut Ketua DPC Peradi Tanjungpinang ini di dalam laptop itu ada sejumlah dokumen PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB). Laptop itu biasanya dipakai oleh devisi akuntan dan keuangan BUMD.

BACA JUGA WAK:  Grup Putri Kota Kisaran Barat Juara I Festival Nasyid Asahan

Menurut Agung pencurian ini bukan pencurian yang biasa jika dikaitkan dengan penyelidikan oleh Kejari Tanjungpinang di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemko Tanjungpinang. Karena hanya dua laptop yang berisikan data penting itu yang raib.

“Untuk itu saya berharap modus dan pelaku pencurian ini bisa terungkap secepatnya dan saya menduga ini bukan pencurian biasa, karena yang di ambil hanya dua unit laptop berisikan data penting dan beberapa dokumen penting, kalau murni itu pencurian, biasanya maling yang diincar itu uang tapi kenapa ini justru yang diincar adalah dokumen-dokumen penting yang ada didalam laptop,” ungkap Agung, Rabu (3/2/21).

BACA JUGA WAK:  Bupati Apri Berangkat ke Jakarta, Jubir KPK: Saya Belum Dapat Info Pemeriksaan Beliau

Kantor PT TMB di Jalan Basuki Rahmat dibobol maling, Selasa (2/2/2021). Dua unit laptop dan sejumlah dokumen penting lainnya raib. Kejadian pencurian diketahui setelah petugas kebersihan dan karyawan mulai bekerja sekitar pukul 07.40 WIB. Saat itu, petugas melihat berkas-berkas perusahaan di beberapa ruangan direksi berserakan, serta seluruh laci meja kantor terbuka.

BACA JUGA WAK:  Gelar Syukuran, Masyarakat 'Upah-Upah' Bupati dan Wakil Bupati Asahan

Saat ini PT Tanjungpinang Makmur Bersama tengah menghadapi sejumlah kasus, yang tengah diselidiki pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang yakni kasus dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan jabatan serta kasus hutang usaha dan non-hutang usaha.Dengan sangat disayangkan ruang kantor BUMD tidak memiliki CCTV. (cr11)