Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan Tanjungpinag Meninggal Dunia

Ahadi

TANJUNGPINANG – Kabar duka kembali diterima dari Pemerintah Kota Tanjungpinang. Drs. H. Ahadi, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif karena Covid-19. Beliau meninggal pada hari Jumat (29/1) sore sekitar pukul 15.00 wib di RSUD Tanjungpinang. Ahadi meninggal dunia dalam usia 58 tahun.

Kabar duka tersebut disampaikan oleh Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP pada sore hari melalui pesan suara yang dikirimkan. Rahma mengatakan bahwa Ahadi telah meninggal dunia dan mohon doa untuk beliau.

BACA JUGA WAK:  Lagi, KSP Kepri luncurkan inovasi baru, scan barcode

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah berpulang ke rahnatullah, saudara kita, sahabat baik kita, rekan kerja kita, Bapak H. Ahadi pada pukul 15.01 wib, mohon doa semoga beliau husnul khatimah,” kata Rahma.

Jenazah Almarhum Ahadi akan dimakamkan di Pemakaman Umum Abadi, KM. 20 Kijang dengan menerapkan prosesi pemakaman secara protokol Covid-19. Dalam kesempatan ini, Rahma sekali lagi menyampaikan ucapan duka cita dan merasa kehilangan sosok yang sangat berdedikasi tinggi, sosok orang tua yang sangat mengayomi dan pribadi yang baik.

BACA JUGA WAK:  KPK Temukan Dokumen Korupsi BPK-FTZ Bintan

“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, kami sangat kehilangan sosok yang berdedikasi tinggi, pekerja keras dan selalu mengayomi kami dalam menjalankan tugas, semoga husnul khatimah dan diterima amal ibadahnya serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, keikhlasan dan kesabaran oleh Allah SWT, Aamiin, selamat jalan Pak Ahadi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Rahma juga kembali, mengingat terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tanjungpjnang, ia kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memperketat dan lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA WAK:  Hari Pertama Berkantor, Bupati dan Wabup Asahan Dipakaikan Tanjak dan Selempang

“Saya imbau kepada masyarakat Kota Tanjungpinang untuk kembali perketat dan disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tetap berdoa agar pandemi ini segera berakhir,” pungas Rahma. (*/tnt)