335 WNI di Arab Saudi Dipulangkan karena Pelanggaran Imigrasi

335 WNI di Arab Saudi Dipulangkan karena Overstayer. (foto: Kemenlu RI)

JEDDAH – Di tengah pembatasan pergerakan orang akibat pandemi COVID-19, KJRI Jeddah mengupayakan pemulangan sebanyak 335 WNI karena pelanggaran keimigrasian atau Overstayer. Para WNI tersebut dipulangkan dalam tiga kelompok kloter dengan kloter terakhir berjumlah 50 orang pada Rabu (06/01/2021).

“Semula jumlahnya yang dipulangkan hari ini 52 orang, tapi dua kena COVID. Akhirya tidak jadi berangkat,” ujar Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono seperti dikutip laman website kenelu RI.

Para WNI overstayer yang umumnya adalah kaum perempuan tersebut sebelumnya sempat ditahan di Rumah Detensi Imigrasi Arab Saudi (Tarhil) di Shumaisi setelah terjaring razia oleh pihak keamanan setempat. Mereka ditahan di Tarhil hingga tiga pekan lamanya.

Berlangsung di masa pandemi, pemulangan para WNI ini sempat mengalami kendala karena adanya keharusan bagi setiap penumpang menunjukkan hasil negatif tes PCR dan kewajiban mengisi eHAC (e-health alert card atau kartu waspada kesehatan). Pengisian eHAC menjadi kendala karena sebagian besar WNI tidak mempunyai ponsel. Berkat kerja sama yang baik antarotoritas terkait, semua kesulitan akhirnya bisa diatasi. (*/tnt)