Gara-gara Gaji Nunggak, Bos Dikejar Lalu Dibunuh

    KEPRINEWS.CO.ID, BATAM – Gara-gara pekerjaan sudah selesai namun gaji belum juga dibayar, membuat MA selaku karyawan ini gelap mata dan nekad membunuh mandornya. Informasinya, pekerja ini sudah berulang kali mrnagih gajinya, namun tidak juga dibayarkan oleh korban karena belum ada pencairan dari pihak perusahaan yang menberikan pekerjaan.

    Buntutnya tetjadi pembunuhan yang mrngakubatian HT terbunuh di ruko pertokoan permata Sadai jaya Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong, Jumat (11/11/2020).


    Informasinya, permasalahan diantara korban dan pelaku adalah diduga karena adanya perselisihan terkait pembayaran gaji. Korbannya berinisi HT yang merupakan mandor dari pelaku yang bekerja sebagai Buruh Bangunan.
    “Pelaku sudah berulang kali meminta uang gajinya, namun belum dapat diserahkan oleh korban dikarena pembayaran dari perusahan masih belum dikeluarkan. inilah awal permasalahan terjadinya penusukan sehingga HT meninggal dunia” jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

    BACA JUGA WAK:  Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad Dorong Generasi Qurani Wujudkan Batam Dunia Bandar Madani

    Tim Subdit III Jatanras Polda Kepri berhasil mengamankan pelaku berinsial SA alias A pelaku Tindak Pidana Pembunuhan yang terjadi di wilayah Bengkong Sadai, Kota Batam. Hal tersebut disampaikan oleh Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.Ik didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. Pada Sabtu (12/12/20).


    Penangkapan dilakukan setelah ada
    laporan kr Polsek Bengkong, Batam pada 11 Desember 2020 benerapa saat setelah kejadian.
    Kronologis kejadian berawal dari keterangan saksi bahwa telah terjadi penusukan terhadap korban inisial HT di ruko pertokoan permata Sadai jaya Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Saat itu Saksi melihat korban yang sedang duduk didepan kantin dan seketika Pelaku Inisial SA Alias A mengejar ke arah korban sambil membawa pisau di tangan kanannya dan melakukan penusukan, korban sempat mencoba melarikan diri namun akibat luka tusukan di bagian perutnya korban terjatuh dan dan meninggal dunia,” jar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt.

    BACA JUGA WAK:  Gelar Inspiring Webinar, Telkomsel Dorong Pertumbuhan Digipreneur Mahasiswa dan Pelajar Sumatra

    Tim dari Subdit III Jatanras Polda Kepri melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang kabir menggunakan sepeda motor Suzuki Thunder warna hitam putih.


    Hasil penyelidikan bahwa sepeda motor itu ada di Tanjung Uma. kemudian Tim Opsnal melakukan pengembangan dari temuan tersebut dan berhasil menangkap pelaku Inisial SA alias A dan.

    Pelaku mengaku pisau yang ia gunakan untuk menusuk bosnya itu sudah ia buang di pelantar sekitar Tanjung Uma. dan Setelah ditelusuri Tim Opsnal berhasil menemukan barang bukti senjata tajam dimaksud. Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolda Kepri guna penyidikan lebih lanjut.

    BACA JUGA WAK:  Wali Kota Batam HM Rudi Berbangga, Batam Miliki Banyak Qori dan Qoriah

    “Barang Bukti yang berhasil diamankan adalah sebilah Senjata Tajam, satu unit sepeda motor dan dua unit Handphone milik pelaku. Atas perbuatannya pelaku dapat dikenakan Pasal 340 dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup,” tutup Kabid Humas Polda Kepri. (arl)