Buralimar: Jembatan Babin Itu Penghubung Ekonomi, Budaya dan Rasa

Pjs. Bupati Bintan Buralimar saat meninjau daerah hinterland beberapa waktu lalu.

KEPRINEWS.CO.ID, BINTAN- – Jembatan Babin (Batam-Bintan) yang akan mulai dibagun 2021 menjadi hal yang sangat diidamkan khususnya bagi masyarakat Pulau Batam dan Bintan. Perbincanga terkait jembatan ini semakin kerap terdengar setelah pembangunannya mendapat restu dari Pemerintah Pusat dan sudah masuk tahap pelelangan.

Pjs Bupati Bintan Buralimar menyampaikan bahwa awal tahun 2021 akan dimulai kajian AMDAL dan tata ruang. Dirinya bahkan dengan penuh semangat mengatakan bahwa Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bintan memberikan dukungan penuh demi terealisasikannya penghubung kedua pulau ini.

“Alhamdulillah, yang kita nantikan akan segera terwujud. Jembatan ini sebagai penghubung perekonomian, penghubung budaya yang ada serta penghubung rasa yang artinya menghubungkan kedekatan” ujarnya, Kamis (19/11/2020).

Hal itu disampaikan Buralimar usai meninjau langsung titik lokasi pembangunan jembatan bersama Pjs Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar Baharuddin, Rabu (18/11) yang dimulai dari Pelabuhan Telaga Punggur Batam.

Dalam kurun waktu 3 tahun ke depan, diharapkan jembatan yang dimulai dari Batam – Tanjung Sauh – Buau – Bintan ini dapat terbangun sesuai target. Pemerintah Daerah bahkan berinisiatif akan membangun objek tambahan di setiap titik pulau untuk peningkatan ekonomi lainnya.

Pjs Gubernur Kepri bahkan mengungkapkan jika jembatan ini selesai dibangun, dirinya yakin ekonomi di Kepri bisa meningkat di atas 5 persen.

“Dengan peluang dan potensi yang dimiliki Kepri, khususnya Batam dan Bintan. Jembatan ini bisa meningkatkan perekonomian daerah” tutupnya. (*/rls)