Buralimar Minta Kades Harus Selalu Percaya Diri

Pembukaan workshop, monitoring dan Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa di Kabupaten Bintan di Aula Kantor Bupati Bintan.

KEPRINEWS.CO.ID, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan bersama BPKP Provinsi Kepri menggelar Workshop, Monitoring dan Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa di Kabupaten Bintan di Aula Kantor Bupati Bintan, Kamis (15/10).

Tema Workshopnya “Pengelolaan Dana yang Cepat, Tepat dan Terpadu sebagai Upaya Penanganan Dampak Ekonomi Covid-19.

Acara ini dihadiri oleh Pjs. Bupati Bintan Buralimar, Anggota Komite IV DPD RI, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepri, Auditor Madya Direktorat Pengawasan Akuntabilitas Keuangan, Pembangunan dan Tata Kelola Pemerintah Desa, Kasi Transfer Dana Desa, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tanjungpinang, DPRD Bintan, Sekda Bintan, Kapolres Bintan, Dandim 0315/Bintan, Kajari Bintan, Camat se Bintan dan Kades se Kabupaten Bintan.

Dalam workshop ini dijabarkan bagaimana seharusnya dana desa bisa dimanfaatkan sebagai salah satu penopang pemulihan ekonomi di masa pandemi. Untuk itu lah penjelasan dan pendampingan penggunaan dana tersebut sangat perlu dilakukan guna kesesuaian penyaluran dengan aturan yang berlaku.

Buralimar di hadapan seluruh hadirin dengan tegas mengatakan bahwa Kepala Desa harus berani jika di jalan yang benar. Jangan sampai rabun birokrasi malah menjadi penghambat dan tidak mau belajar.

“Kepala Desa harus PD (Percaya Diri). Jangan takut, selagi di jalan yang lurus dan benar. Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran segitu besarnya bagi Desa dengan harapan pembangunan bisa merata di setiap Desa,” paparnya.

Dalam kesempatan ini pula, Buralimar meminta agar para Kades bisa memanfaatkan potensi yang ada di wilayahnya. “Jangan sekedar kucuran anggaran. Manfaatkan potensi yang ada, gunakan anggaran sebagai penunjangnya dan fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat,” tutupnya. (*/yes)