Begal Payudara 16 Model, Juragan Toko Baju Ini Dibekuk Polisi

Pelaku begal payudara berinisial SNR saat diamankan polisi. (Foto9: radarbangsa grub siberindo.co)

KEPRINEWS.CO.ID, LAMONGAN – Pria berinisial SNR (26) ini kini meringkuk di Sel Tahanan Polres lamongan. Ulahnya yang hobi memaksa meremas payudara wanita cantik yang membawa dirinya diringkus polisi.

Pemuda asal Kecamatan Sukodadi ini dilaporkan atas dugaan mencabuli 16 model baju di salah satu toko busana ternama miliknya.

SNR nekat melakukan perbuatan itu karena ketagihan, apalagi sebagian model yang sentuh-sentuh bagian payuraranya tak marah.

“Tersangka ini diamankan polisi karena 7 wanita dari 16 korbannya melapor ke polisi. Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka ditangkap di rumahnya,” ungkap Kapolres Lamongan AKBP Harun, seperti dikutip kabarbanda.com grub siberindo.co.

kata kapolres Harun, pelecehan terhadap para korban ini dilakukan tersangka dengan cara membujuk para korban untuk melakukan foto dan dijadikan model pakaian di toko miliknya di Paciran dan di Sukodadi.

“Jadi tersangka ini menjanjikan para korbannya dijadikan model poto distro,” terangnya.

Tersangka lanjut Harun, menawarkan mencoba pakaian yang ada ditokonya. Kemudian tersangka mengukur kaos yang akan digunakan korban dengan menempelkan kaos tersebut di badan bagian depan korban.

“Nah pada saat korban ganti baju di ruang ganti/fitting room, tiba tiba tersangka masuk. Ia beralasan mengukur pakaian yang akan digunakan korban dan tersangka memegang payudara korban. Perbuatan tersebut dilakukan beberapa kali,” bebernya.

Tak cukup sampai itu lanjut Harun, ada korban yang mengaku tidak hanya dilecehkan, tetapi kebablasan hingga diminta pelaku untuk melakukan oral seks.

“Ternyata tersangka juga pernah memaksa seorang korban dengan cara menarik korban menuju kamar belakang tapi tidak berhasil karena korban berani menolak dan melepas cengkraman tangan pelaku,” tambahnya.

Sementara tersangka dihadapan polisi, mengaku perbuatan tersebut merupakan pertama kalinya ia lakukan. Awalnya tak sengaja saat memakaikan baju kepada korban, secara tidak sadar memegang payudara korban.

“Saat itu saya secara tidak sadar memegang itu (dada-red), setelah itu saya keterusan kepingin terus, saya khilaf pak,” akunya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti kaus berwarna putih, 1 stiker bertuliskan W-rock Store berwarna merah dan putih, 1 tas plastik warna putih, gantungan baju, kelambu kain warna ungu muda yang digunakan penutup ruang ganti dan handphone pelaku.

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Pasal yang akan diterapkan adalah Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun.

“Tersangka juga dijerat dengan Pasal 289 KUHP juncto Pasal 65 KUHP karena perbuatanya di lakukan berulang kali dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun,” tandasnya. (*/yes)