Baru Dua Bulan Menjabat, Kapolres AK Ditangkap karena Kasus Narkoba?

Kapolres Kobar AKBP AK kanan saat foto bersama dengan pejabat lama di sela-sela acara serah terima jabatan pada 18 Agustus 2020 lalu.
Kapolres Kobar AKBP AK kanan saat foto bersama dengan pejabat lama di sela-sela acara serah terima jabatan pada 18 Agustus 2020 lalu. (foto: beritasampit.co.id grub siberindo.co)

PALANGKA RAYA – Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) berpangkat AKBP dan berinisial AK dikabarkan sedang diamankan Provos Polda Kalimantan Tengah. AKBP AK yang abru dua bulan menjabat sebagai Kapolres disebut-sebut diamankan pada Rabu (14/10/2020) sore, sekira pukul 16.30 WIB.

Seperti diberitakan beritasampit.co.id grub siberindo.co, AK dikabarkan ditangkap karena kasus narkoba. Perwira dengan pangkat dua bunga itu kini disebut-sebut masih diperiksa tim provos Polda Kalteng di Kobar.

Kabar penangkapan AK diperkuat juga dengan Surat Telegram Kapolri yang didalamnya menyebutkan orang nomor satu di Polres Kobar tersebut dimutasi ke Pamen Polda Kalteng dengan status RIKSA.

Surat Telegram Kapolri dengan nomor: ST /2935 /X/KEP/2020 tanggal 13 Oktober 2020 juga menetapkan AKBP Devy Firmansyah sebagai Kapolres Kobar yang baru menggaktikan AK.

Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan yang dikonfirmasi grub siberindo.co belum memberikan keterangan resmi. Pesan whatsapp (WA) yang dikirim ke Kombes Pol Hendra Rochmawan, hanya membenarkan kalau AK dimutasi.

Pesan WA itu tidak menjelaskan secara rinci penyebab mutasi dan kasus yang dihadapi AKBP AK. Sesuai data yang ada, AKBP AK baru 2 bulan menjabat sebagai Kapolres Kobar. AK menggantikan AKBP E Dharma B Ginting pada 21 Agusutus 2020. (*/din)