Mahasiswa UNRI Bikin Tempat Sanitizer tanpa Sentuh

Lurah Tanjung Ayun Sakti foto bersama mahasiswa.

KEPRINEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG: Umumnya, penggunaan hand sanitizer haruslah dengan sentuhan tangan penggunanya. Namun berbeda dengan kreasi rombongan Mahasiswa Universitas Riau yang menjadi relawan Covid-19 di Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Tanjungpinang ini. Mahasiswa yang sedang menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini membuat alat yang sederhana tempat dudukan sanitizer yang bisa keluar tanpa disentuh tangan penggunanya. Kini alat ini dipasang di depan pintu masuk kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Tanjungpinang.

Adalah Awdia Kirana Irzal dan dua rekan Elsa Eka putri dan Nisrina Khairunnisa yang menciptakan alat sederhana yang sangat bermanfaat ini. Mereka menamai buatan mereka itu dengan sebutan Pipe Foot Press hand sanitizer. Alat ini berupa pipa paralon kecil yang dirangkai menjadi alat yang berguna.

Tempat hand sanitizer kini digunakan oleh setiap pengunjung yang akan masuk ke kantor kelurahan. Begitu juga dengan pegawai dan staf yang ada di kelurahan Tanjung Ayun Sakti. Karena alat yang sederhana ini sangat terasa manfaatnya, rombongan mahasiswa ini mendapat apresiasi dari M. Septian Putra Perdana selaku lurah dan pegawai di kelurahan ini.

BACA JUGA WAK :

Hosting Unlimited Indonesia

“Alat ini dibuat dari bahan-bahan yang mudah didapat ditoko bangunan dan membuatnya juga cukup mudah. Pengguna sanitizernya cukup menginjakkan kakinya ke bagian bawah dudukan sanitizer, maka cairan sanitizer akan menetes dan siap dibilas ke tangan penggunanya,” kata Awdia Kirana Irzal saat dijumpai wartawan di kantor Kelurahan, Rabu  (10/6/2020).

Awdia Kirana Irzal dan rekan-rekannya berharap setiap pelayanan umum menyediakan alat yang sederhana ini karena bisa menjadi salah satu upaya memutus mata ranpai penyebaran covid-19 yang sedang dikhawatirkan banyak orang belakangan ini

“Ini kami buat bersama warga, Pak. Tujuannya, agar apa yang kami buat juga bisa diketahui warga cara membuatnya. Sekaligus untuk mengajak masyarakat membudayakan mencuci tangan, atau menggunakan sanitizer. Kami terinspirasi untuk menyediakan alat ini khususnya untuk warga yang berkunjung ke kantor Kelurahan,” kata Awdia Kirana, Rabu (10/6/2020).

M. Septian Putra Perdana yang menerima alat tersebut berterima kasih karena mahasiswa Universitas Riau telah membuat hal-hal kecil namun bermanfaat bagi roang banyak. “Semoga alat ini dapat berguna dan sesuai dengan yang diharapkan. Di tengah pandemi ini memang sangat dibutuhkan inovasi untuk memudahkan kegiatan sehari-hari dan meminimalisir kuantitas kontak dengan tangan/tubuh,” kata Lurah Septian Putra Perdana.

Menurutnya, alat ini juga bentuknya cukup menarik, dengan sistem pengoperasiannya menggunakan tekanan dari kaki, tanpa harus menyentuh pump botol. Selain bisa digunakan untuk menekan tutup hand sanitizer, juga bisa digunakan untuk botol sabun cair.

“Kami harap juga nanti adik-adik bisa membantu kami cara membuat inovasi alat lain dan wadah cuci tangan air mengalir dengan menggunakan tekanan dari pijakan kaki seperti ini,” ujar Lurah bersemangat.(r)