Sempat Rusuh, Kemenag Terbitkan Rekomendasi Pembangunan Masjid Al Hidayah di Minahasa Utara

Kapolres Minahasa Utara menenangkan massa yang menuntut agar pelaku pengrusakan masjid ditangkap.

KEPRINEWS.CO.ID: Bangunan Masjid Al Hidayah dirusak oleh sejumlah orang pada Rabu (29/01) malam. Persoalan ini sudah ditangani pihak berwajib dan sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Kondisi Perum Agape Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan juga sudah kembali aman dan kondusif.

Awalnya warga Perumahan Agape Desa Tumaluntung, Kauditan di Minahasa Utara ini kesulitan untuk mendapatkan rekomendasi pembangunan masjid. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara akhirnya mengeluarkan surat rekomendasi pendirian rumah ibadah Masjid Al Hidayah.

Menurut Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Utara Abd Rasyid, ia saya sudah menerima tembusan surat rekomendasi persetujuan yang dikeluarkan Kankemenag Minahasa Utara.

BACA JUGA WAK:  Hadiri MTQ di Bulang, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad : Mari Pedomani Nilai Al-Qur'an

Menurutnya, Surat rekomendasinya bernomor No B-263/KK.23.13.2/BA.00.1/01/2020 dan ditandatangani Kepala Kantor Kemenag Minahasa Utara Anneke M Purukan pada 31 Januari 2020. Surat tersebut intinya menyatakan tidak keberatan dan menyetujui permohonan pendirian Masjid Al Hidayah Perum Agape Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan, tegas Abd Rasyid di Manado, Sabtu (1/2.2020).

Menurutnya, surat itu diterbitkan setelah Kankemenag menelaah surat dari Majelis Ta’lim Al Hidayah Perum Agape Griya Desa Tumaluntung tanggal 30 Januari 2020 perihal Permohonan Rekomendasi,” ujarnya.

BACA JUGA WAK:  Ayo Ganti Kartu Lama Ke Kartu Usim 4G Telkomsel Dapat Kuota Hingga 30 GB Selama 30 Hari Ke

Kata Abd Rasyid, ada sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi dan tertuang dalam surat tersebut. “Pertama, mesti selalu menjaga dan memelihara stabilitas nasional. Kedua, menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketiga, melakukan koordinasi, melapor pada pemerintah setempat. Keempat, menyampaikan laporan secara berkala tentang keberadaan dan perkembangan Masjid Al Hidayah Perum Agape Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara. Kelima, apabila di kemudian hari ada hal-hal yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku, maka Surat Rekomendasi ini dapat ditinjau kembali,” sambungnya.

BACA JUGA WAK:  Alhamdulillah, Air di Perum Buana Impian Tembesi Kota Batam Lancar dan Tak Pernah Mati Lagi

Kata Abd Rasyid, surat rekomendasi itu juga ditembuskan kepada Bupati dan Kapolres Minahasa Utara. “Dengan keluarnya surat rekomendasi, semoga dapat ditindaklanjuti dengan mengajukan izin mendirikan bangunan (IMB) sehingga pendirian Masjid Al Hidayah Perum Agape Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan memenuhi ketentuan.
“Kedepan tidak ada lagi kasus seperti ini. Daerah Sulut terkenal sebagai daerah paling toleran. Torang semua basaudara. Torang semua ciptaan Tuhan,” sambungnya. (#1/art)