Semua Produk Wajib Bersertifikat Halal di Natuna

KEPRINEWS.CO.ID – Semua produk makanan wajib mencantumkan sertifikat halal. Otoritas lembaga yang mengeluarkan ‘hak halal’ itu tidak lagi di Majelis Ulama Indonesia (MUI) tapi di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Berangkat dari hal tersebut Pemerintah Kabupaten Natuna mebuka secara resmi sosialisasi sertifikasi Produk Halal yang dibuka Sekretaris Daerah Natuna, Wan Siswandi, Sabtu (2/11) di ruang aula lantai empat STAI Natuna.

Kegiatan ini ditaja oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Natuna dan diikuti oleh 60 pengusaha industri rumahan yang ada di Kecamatan Bunguran Timur, Timur Laut, Bunguran Tengah dan Selatan.

“Semua pengusaha di Natuna harus menggunakan produk halal,” tegas Wan Siswandi di hadapan para peserta yang hadir.

Wan Siswandi mengungkapkan, Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam tentunya berpedoman kepada Al-quran sebagai pedoman dalam memproduksi semua jenis makanan, oleh karenanya ia sangat mengapresiasi kegiatan yang ditaja oleh MUI Natuna ini.

Menurut dia, kesadaran halal meningkat terutama pada kalangan berpendidikan yang melek informasi dan regulasi Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU JPH).

“Kesadaran halal bisa meningkat dengan luasnya sosialisasi tentang halal di berbagai media oleh berbagai pihak,” ujarnya.

Siswandi juga mengapresiasi sinergitas antara Lembaga MUI kemenag dan STAI Natuna sehingga terlaksana kegiatan sosialisasi ini.

Ia menilai sinergitas ini menunjukkan para penyelenggara menginginkan Kabupaten Natuna menuju ke arah yang lebih baik lagi.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha yang hadir, ini juga menunjukkan kepedulian para pengusaha, sehingga bermanfaat bagi masyarakat Natuna secara keseluruhan,” ungkap Wan Siswandi.

Wan Siswandi juga mengingatkan kepada Kabag Kesra yang juga hadir, agar memperhatikan serta mengusulkan anggaran untuk MUI Natuna, agar setiap kegiatan tidak hanya menjadi beban Kementrian Agama saja.

Hal ini bertujuan agar MUI Natuna dapat lebih berkiprah untuk kebaikan masyarakat di Natuna.

Sementara menurut ketua panitia kegiatan, Kartubi menjelaskan soaialisasi pembinaan sadar halal ini bertujuan untuk sosialisasikan kepada seluruh pengusaha industri di Natuna untuk mengunakan produk halal.

Hal ini sesuai dengan Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang penyelenggara jaminan produk halal.

Karenanya, dengan kesadaran tersebut pelaku industri seharusnya segera mengurus sertifikat halal.

“Semakin meningkatnya jumlah produk bersertifikat halal yang menggunakan logo halal dan juga iklan produk yang memasukkan halal sebagai salah satu keunggulan produknya, hal itu akan mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat,” katanya.

Selain itu, kegiatan ini juga mengacu kepada program kerja MUI Kabupaten Natuna Tahun 2019 bekerja sama dengan MUI Provinsi Kepri, Kemenag, LP POM Provinsi, Dinas Kesehatan dan Disperindagkop Natuna.

Kegiatan dihadiri oleh unsur Muspida, Muspika, tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat. (rmd)

Iklan

Untuk info lebih detail langsung bisa buka website Sahabat HNI di
👉 http://bit.ly/riky-rinovsky
👉 hni.id/02071607

Join : wa.me/+62088708209518