NEWS VIDEO : #SaveBPBatam Pegawai Gelar Aksi Menolak Ex Officio Kepala BP Batam

KepriNews.co.id, Batam – Sekitar 1.000 pegawai di lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar aksi tandatangan di spanduk putih berukuran besar, menolak ex-officio Kepala BP Batam oleh Walikota Batam, di halaman Kantor BP Batam, Kamis (9/5/2019).

Pantauan di lokasi, terlihat kompak pegawai BP Batam sudah berkumpul di halaman Kantor BP Batam, sekitar pukul 15.00 WIB. Di awali dengan orasi singkat, para pegawai yang masih berada di dalam kantor BP keluar dan berkumpul di halaman utama.

“Mari kawan-kawan, seluruh karyawan BP Batam kita berkumpul di tempat ini. Kita bubuhkan tanda tangan sebagai bentuk aspirasi kita menolak ex-officio Kepala BP Batam,” ujar seorang orator dari balik kerumunan pegawai yang sudah berkumpul.

Sebuah spanduk besar berukuran sekitar 20 meter x 2 meter dibentangkan di halaman kantor yang terletak di kawasan Batam Centre ini. Dengan spontanitas, satu per satu pegawai BP Batam membubuhkan tanda tangannya. Di bagian atas spanduk terdapat tulisan “Aspirasi Tolak Ex-officio”.

Selain staf dan pegawai BP Batam, aksi tanda tangan juga diikuti ratusan petugas Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam serta para mantan pegawai di kantor yang dulunya bernama Otorita Batam (OB) tersebut.

“Sekali lagi, ini adalah aspirasi kita bersama. Kita bersatu untuk BP Batam yang kita cintai bersama. Kita menolak ex-officio Kepala BP Batam. Kita ingin agar BP Batam terbebas dari kepentingan politik, dan juga politik praktis,” ujar mantan pegawai BP saat menyampaikan orasinya.

Tidak hanya pegawai, jajaran Ditpam, dan mantan karyawan BP Batam. Beberapa pejabat di lingkungan BP Batam juga tampak membaur bersama ribuan karyawan BP Batam di halaman utama kantor tersebut.

Sebelumnya, masyarakat Batam membicarakan kehadiran puluhan spanduk bertuliskan “Save BP Batam” terpasang di sepanjang kawasan Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kamis (9/5/2019). Sebagian spanduk lainnya juga dipasang di gedung dan di dalam kawasan kantor yang terletak di kawasan Batam Centre, Kota Batam, tersebut.

Spanduk-spaduk dengan tulisan berukuran besar itu sudah terlihat sejak pagi. Selain bertuliskan “Save BP Batam”, terdapat juga spanduk lain bertuliskan “Tolak Ex-Officio”. Terdapat kalimat di bawahnya bertuliskan, Ex-Officio tidak sesuai dengan Norma Pemerintahan.

Selain di Kantor BP Batam, spanduk yang sama juga dipasang di Pelabuhan Batuampar Batam, kawasan Bandara Hang Nadim, RSBP Batam dan beberapa aset BP Batam lainnya.

“Mulai ada sejak tadi pagi. Ini spontanitas dari karyawan BP Batam. Ini aspirasi dan suara hati mereka menyikapi kondisi saat ini, dengan adanya kebijakan pemerintah soal ex-officio kepala BP Batam,” ujar seorang karyawan BP Batam yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Karyawan BP Batam berharap agar pemerintah dapat mempertimbangkan lagi kebijakan tersebut. Setidaknya, kata dia, Presiden RI Joko Widodo bisa meninjau kembali apa yang menjadi tujuan utama berdirinya BP Batam, yang dulunya bernama Otorita Batam.

“Seperti yang disampaikan Bapak BJ Habibie baru-baru ini bahwa Batam back to basic, kembali ke cita-cita dan tujuan awalnya membangun investasi dan Pulau Batam, menjadi lembaga yang profesional, jauh dari kepentingan politik,” ujarnya.

“Kami BP Batam dan karyawan BP Batam jangan menjadi korban politik praktis. Harapannya agar Presiden dapat meninjau lagi kebijakan soal ex-officio tersebut,” ujarnya. ( Kepri News / *)

Sumber : WartaKepri.co.id /aan/kb