Isdianto Sebut Pollux Megasuperblok Akan Jadi Icon Baru Batam

KepriNews.co.id – Batam, Wakil Gubernur Kepri Isdianto menyatakan yakin bahwa Meistersdt Pollux Megasuperblok Habibie International menjadi sebuah icon baru Batam dan Kepri. Dengan konsep hunian terpadu dengan fasilitas pendukung paling lengkap akan mampu menarik wisata ke Batam.

Kegiatan Topping off ini juga ditandai dengan pemberian tanda pengecoran tiang terakhir bangunan lantai 41.

Apalagi, Fasilitas yang ditawarkan mulai dari apartemen, Mall, hotel, rumah sakit ruko perkantoran hingga sekolah. ini menjadi fasilitas paling lengkap dalam satu kawasan, yang hadir di Batam Kepulauan Riau,”ujar Wagub Kepri Isdianto Selasa (15/1/2019) saat memberikan sambutannya.

Dikatakan Isdianto, atas nama Pemerintah Provinsi Kepri saya tentu bersyukur sekaligus  bangga dengan kehadiran Pollux Megasuperblok ini. Semoga kedepan memberikan dampak yang positif terhadap kota Batam dan Kepri,”katanya.

Isdianto juga optimis kehadiran Pollux Megasuperblok, berdampak banyak bagi kemajuan ekonomi Batam dan Kepri. Karena itu, terus kita dorong terus agar menjadi destinasi wisata kepri,”cetusnya.

Sebab, lanjut Isdianto nanti akan menyerap tenaga kerja yang sangat banyak. Jadi harus kita dukung terus pembangunan selesai,”

Sementara itu, Komisaris Utama PT Pollux Barelang Superblok Ilham Akbar Habibie menjelaskan, dipilihnya Batam sebagai tempat dibangunya Polluk Megasuperblok selain wujud dan keinginan ayahnda BJ Habibie, juga karena melihat perkembangan penduduk di Kota Batam,”jelasnya.

“Sebagai kota indsutri, Batam terus tumbuh dan berkembang. Bahkan kedekatan Batam dengan negara Singapura dan Malaysia jadi pertimbangan menghadirkan hunian terpadu. Dimana konsep yang kita kembangkan mengadopsi dari negara Jerman, dengan menerapkan hunian terintegrasi kemajuan kota, dengan berbagai sarana pendukung.

Ilham berharap pembangunan Meistersdt Pollux Megasuperblok Habibie akan berdampak secara nasional kalau perlu International. Megaproyek dengan total investasi mencapai Rp 11 triliun ini satu persatu akan terus diselesaikan sesusai dengan jadwal yang telah kita rencanakan,”pungkasnya.(Taufik)