Beginilah Tim Safety Riding Capella Honda Terkait Edukasi Berjalan Kaki

KepriNews.co.id – Batam, Menutup program kerja di semester dua tahun ini, tim Safety Riding Capella Honda menghelat acara edukasi keselamatan berkendara di 2 sekolah dan 1 instansi pemerintah.

Yang pertama mendapat kesempatan adalah SMP Negri 28 Batam.

Sebanyak 80 siswa-siswi yang menjadi perwakilan kelas mengikuti edukasi. Dilanjutkan dengan edukasi ke kantor Kecamatan Batam Kota.

Di SMP Negri 28 para peserta edukasi mendapat penjelasan tentang pentingnya berperilaku sopan dan mengikuti tata tertib saat berada di jalan raya. Saat ditanya oleh instruktur tentang posisi pejalan kaki di jalan raya seluruh peserta serentak menjawab di sebelah kiri. “ Bukan di sebelah kiri adik-adik “ kata instruktur Safety Riding Capella Honda wilayah Kepri, Budi Winarto.

“ Kalau di jalan yang tidak ada trotoarnya kita harus berjalan menghadap/berlawanan dengan arus lalulintas. Supaya kita tidak dilanggar dari belakang dan bisa cepat menghindar kalau ada kendaraan yang hilang kendali “ lanjut Budi.

Berbeda dengan materi yang disampaikan di SMP Negri 28, di kantor Kecamatan Batam Kota ada sesi dengan menggunakan simulator berkendara Honda Riding Trainer. Simulator berkendara Honda Riding Trainer, menurut Budi saat ini hanya dimiliki oleh Honda dan digunakan sebagai alat untuk belajar mengidentifikasi bahaya dan bagaimana menghindarinya bagi calon pengendara.
Sedangkan kegiatan di SMP Gurindam Boarding School tidak jauh berbeda dengan SMP Negri 28.

“ Kita memang memberikan materi sesuai dengan segmentasi dan jenjang pendidikannya. Tentu berbeda jika yang diedukasi adalah anak-anak TK atau SD “ kata Budi.

Sepanjang tahun 2018 hingga bulan November ini tim Safety Riding Capella Honda telah mengunjungi 18 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan serta 1 universitas. Dengan total jumlah peserta edukasi mencapai lebih dari 2000 orang.

“Sepanjang tahun 2018 ini kami juga terus mengkampanyekan tagline Safety Riding Honda yaitu Cari Aman”, kata Budi lagi “Cari Aman saat naik motor artinya pakai helm dan jaket, biar berkendaranya tetap gaya” tutup Budi.