“Lomba Mancing” Inovasi Baru Wisata Bahari NTT

Keprinews.co.id,KUPANG- Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Bidang Pengembangan Pariwisata, menggelar Lomba Mancing Piala Gubernur NTT 2018, yang dimulai sejak 29-30 September 2018.

Lomba mancing yang merupakan ide cerdas dan kreatif Bidang Pengembangan Pariwisata tersebut, memperebutkan piala tetap Gubernur NTT 2018, dengan total hadiah senilai Rp 42.500.000. Selain itu memperebutkan piala bergilir, uang pembinaan dan tiket PP Kupang – Bali lainya yang merupakan partisipasi sponsor ship dari maskapai penerbangan Sriwijaya Nam Air.

“Ini salah satu cara memperkenalkan pariwisata di NTT. Dan kita akan terus menyelenggarakan event-event yang menarik perhatian para wisatawan domestik dan mancanegara,” kata Kabid Pengembangan Pariwisata NTT, Benediktus Wahon, Jumat (29/8/2018).

Wahon mengatakan, lomba mancing yang digelar Dispar Provinsi NTT tersebut, dalam rangka pengembangan Destinasi Unggulan (wisata minat khusus) secara menyeluruh kepada masyarakat NTT, khususnya para nelayan pesisir.

Pasalnya, pengembangan kepariwisataan di NTT tidak hanya ditempuh melalui penyusunan strategi dan pengembangan wisata bahari yang efektif dan efisien tetapi melalui penyelenggaraan event-event tetap di daerah obyek wisata. Sehingga dapat menumbuh kembangkan kesadaran, kepedulian dan rasa cinta bahari kepada masyarakat.

“Peserta yang ingin ikut dalam kegiatan mancing ini di ikuti oleh pemancing lokal dan luar daerah NTT,” kata Wahon.

Dikatakannya pemerintah provinsi NTT kini sedang menyiapkan diri dan menyampaikan kepada dunia luar sebagai The New Tourism Territory dengan tagline “NTT Bangkit, Rakyat Sejahtera”. Sehingga kita perlu memberikan layanan terbaik bagi peserta pengunjung dan juga wisatawan domestik, wisatawan mancanegara sebagai bagian dari warga dunia yang mau menikmati keindahan potensi wisata Provinsi NTT.

Pariwisata Unggulan Indonesia

Sekretaris Dispar NTT, Wely Rohimone yang membuka lomba mancing mengatakan, NTT masuk dalam empat (4) sektor unggulan pembangunan pariwisata Indonesia. Dan masuk era kepemimpinan baru dimana difokuskan pada sektor pariwisata.

“Ini yang jadi target dan kita harapkan,” kata Wely di Pelabuhan Perikanan Tenau Kupang.

Katanya, dengan era baru tersebut, Dispar NTT harus mempercantik sebuah destinasi dengan menggelar event dan berbagai kegiatan pariwisata.

“Lomba mancing ini adalah event menyemarakan pariwisata NTT,” kata Wely.

Wely menjelaskan, kekuatan pariwisata akan digerakan melalui satu sasaran pembangunan di desa. Dan didukung sumber daya masyarakat yang sudah memahami pariwisata dan bisa melaksanakan kegiatan pariwisata.

“Fokus 5 tahun ke depan akan lewat 4 sektor. Diantaranya penguatan pada minat wisatawan, belanja wisatawan, lama tinggal wisatawan, dan penguatan daya tarik. Daya tarik yang menjadi kekuatan,” jelas Wely.

Katanya, pada Tahun 2019, Dispar NTT akan menyesuaikan dengan keinginan kualitas penyelenggaraan event sesuai dengan program pemerintahan baru.

“Tahun 2019, jita buat kekuatan yang sama dengan kualitas berbeda sesuai program pemerintahan bapak gubernur Viktor Laiskodat dan Joseph Naisoi,” pungkasnya.

(Alvin)

Iklan Wak
 Advertoria Sanford 18/9/2017