NEWS VIDEO : Ribuan Warga Wetim Tidak Memilih, Dibohongi Ketua KPUD SBD

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA-Diperkirakan Sekitar 11 ribu warga wajib pilih dari total 23 ribu warga wajib pilih kecamatan Wewewa Timur, kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), provinsi NTT tidak menggunakan hak suara dalam Pilkada Sumba Barat Daya, Rabu (27/6/2018).

Pasalnya, pada Selasa (26/6/2018), Ketua KPUD SBD, Mikael Bulu secara resmi telah membatalkan dilaksanakan pencoblosan dan pemungutan suara di Wewewa Timur. Namun pada Rabu (27/6/2018) pencoblosan dan pemungutan suara tetap dilaksanakan.

Mulanya, pembatalan oleh ketua KPUD itu dikarenakan pihak KPPS Wewewa Timur, menolak dilakukan pencoblosan dan pemungutan suara. Alasan mendasar KPPS melakukan penolakan, di antaranya; ribuan warga wajib pilih yang terdaftar tidak masuk dalam DPT, banyak warga tidak mendapat surat panggilan memilih dan hal lainnya.
Dan hal tersebut tidak diindahkan KPUD Sumba Barat Daya.

“KPUD sudah batalkan Wewewa Timur tidak dilakukan pencoblosan dan pemungutan suara. Dan janjinya dibereskan dulu. Ternyata besoknya tetap dilakukan. Akhirnya banyak warga tidak ikut memilih. Ini yang jadi soal. Bahkan kekurangan surat suara di Wewewa Timur,” kata Anggota KPPS Wewewa Timur, Piter Alvian Rewa, Jumat (29/6/2018). (kepri News / alvin)


 Advertoria Sanford 18/9/2017