MDT-GTD Semakin Menguat, Meski Terus Dibanjiri Fitnah

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- ‘Perang’ politik para kontestan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumba Barat Daya (SBD) di media sosial kian memanas dan menjadi diskusi hangat para facebooker yang adalah pendukung dan simpatisan masing-masing pasangan calon.

Menariknya, jurus fitnah dijadikan strategi oleh para pendukung Paslon tertentu, untuk berusaha menggembos kekuatan serta menghancurkan lawan politik.

Seperti pantauan Keprinews.co.id, yang dibuat di beberapa grup facebook, yang menggunakan akun palsu. Contohnya di Grup Berita Sumba Barat Daya, para pemilik akun gelap itu, tidak segan-segan memfitnah calon bupati/wakil bupati SBD, Markus Dairo Talu (MDT)-Gerson Tanggu Dendo (GTD). Selain itu, istri calon bupati MDT, Ratu Wulla Talu dan tim lainnya tidak luput dari fitnah para akun palsu tersebut. Bahkan mereka mengancam membakar dan membunuh para pendukung MDT-GTD.

Namun fakta politik di lapangan dari wilayah Kodi, Loura dan Wewewa mengungkap, fitnah yang dimainkan para rival politik MDT-GTD, tidak mampan. Di hari ke-39 jelang Pilkada SBD, MDT-GTD semakin menguat di tiga wilayah tersebut.

Di minggu ini beberapa desa wilayah Wewewa Selatan, Loura dan Wewewa Barat yang mulanya diisukan, MDT-GTD tidak mendapat suara, justru terbalik. Ribuan pendukung MDT-GTD semakin tidak terbendung. Mereka menunggu dari pagi hingga malam hari, terus bertahan menanti kehadiran MDT-GTD dalam kampanye.

“Kami mau buktikan bahwa kami di Denduka dan sekitarnya dukung dan memilih bapak MDT-GTD. Kami dengar mereka cerita MDT-GTD tidak ada suara di Wewewa Barat, Wewewa Selatan, Loura, jadi kami buktikan. Di sini hanya bapak MDT-GTD yang menang. Yang lain ada tapi satu dua suara. Kami sudah rasakan bukti selama tiga tahun, bukan asal janji. Dan saatnya kami membalas kebaikan bapak MDT-GTD dan Ibu Ratu,” ungkap Tokoh Masyarakat Denduka, Agustinus Bulungongo.

Agus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sejumlah pembangunan infrastruktur dan program gratis, yang telah diberikan MDT dalam kepemimpinan selama tiga tahun menjadi bupati SBD. Dan diharapkan, MDT-GTD kembali terpilih untuk bisa melanjutkan pembangunan yang belum tuntas dikerjakan.

Di tengah arus dukungan masyarakat SBD yang semakin besar kepada MDT-GTD, berbagai isu, fitnah, maki terus dilontarkan para pendukung Paslon tertentu di media sosial. Namun hal itu, tidak melunturkan semangat masyarakat untuk tetap memilih MDT-GTD.

“Biarkan mereka terus fitnah, mengancam dan apa pun bentuknya biarkan saja. Semakin bapa MDT dan ibu Ratu difitnah, masyarakat SBD semakin cinta bapa MDT. Mereka sedang mabuk dan itu adalah orang-orang tidak bermoral dan bertuhan. Kita punya Tuhan, adat dan budaya jadi tidak usah dibalas. Tuhan akan membalasnya di tanggal 27 Juni 2018,” ungkap Tokoh Muda Kodibangedo, Ndara Marapu, Jumat (18/5/2018).

Calon Bupati MDT yang dimintai tanggapannya terkait fitnah di medsos, MDT tidak mau banyak berkomentar. MDT hanya mengatakan, biarkan terus para akun palsu itu memfitnah. Tuhan melihat semua itu, dan rakyat sendiri menilai. Dan mereka semua yang memfitnah, sedang tidak tahu apa yang mereka perbuat.

“Biarkan saja mereka terus fitnah. Kasihan mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Jangan dibalas, Tuhan sendiri membalas. Biarkan saja masyarakat menilai. Pendukung MDT-GTD tetap tenang,” kata MDT.

Pendukung MDT-GTD, Stefanus Sosa dan lainnya mengatakan, pendukung dan simpatisan MDT-GTD adalah orang-orang waras dan cerdas, sehingga tidak usah meladeni fitnah yang sedang dimainkan para akun palsu. Pasalnya, hanya membuang energi.

“Tidak usah buang energi ladeni para pengecut yang fitnah dengan akun palsu. Mereka sedang galau. Mari kita terus kerja, MDT-GTD semakin menguat. Biarkan saja mereka terus fitnah dan kita terus kerja,” pungkas Stef Sosa alias Iste singkat.

(Israel)


 Advertoria Sanford 18/9/2017